Mubes HIMAS Pendidikan Sejarah UM Metro, Hasilkan Ketum Periode 2020-2021

Advertisement

Mubes HIMAS Pendidikan Sejarah UM Metro, Hasilkan Ketum Periode 2020-2021

Beranda Desa
Monday, 16 March 2020

Berandadesa.com. Kota Metro - Musyawarah Besar (Mubes) pada suatu organisasi intra kampus maupun ekstra kampus seperti yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Sejarah (HIMAS) Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Metro sudah lazim terjadi.


Foto: Kiri ke Kanan - Arif Budianto (Ketum Himas 2018-2019), Utara Setia Nugraha (Ketum Himas 2020-2021) dan Ratna Widia Sari (Ketum Himas 2019-2020)


Mubes Himas, Sabtu (14/3), ialah berkenaan dengan pergantian kepengurusan periode 2019-2020.

Bertempat di ruang 2.4. Gedung B, Kampus I UM Metro, Mubes mengusung tema "Mewujudkan Jiwa Kepemimpinan yang Bertanggungjawab, Disiplin, dan Kompeten untuk FKIP yang Lebih Baik". 

Sesuai tema tersebut diharapkan periode kepemimpinan 2020-2021, Himas berkembang menjadi organisasi kemahasiswaan yang kompeten dan banyak melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan bangsa.

Ada dua mahasiswa yang mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Himas diantaranya; Utara Setya Nugraha dan Ana Mutaqqin. Dari empat puluh lima peserta pemilih yang hadir, Utara Setya Nugraha terpilih sebagai Ketua Umum HIMAS dengan perolehan suara sebanyak dua puluh tujuh suara dan Ana Mutaqqin dengan perolehan delapan belas suara.

Utara Setya Nugraha kandidat terpilih sebagai Ketua Himas periode 2020-2021 menyatakan, keberhasilan Himas ke depan ditentukan oleh integritas dan loyalitas semua anggota serta dukungan berbagai pihak.




"Saya sangat berterimakasih sekali karena sudah diberi kesempatan untuk menjadi ketua Himas periode 2020-2021, keberhasilan mengemban tugas ke depan tentu tidak bisa dilakukakan saya sendiri, tapi keberhasilan ini memerlukan kontribusi dari kawan-kawan semua, dan Insya Allah atas izin Allah kita semua bisa menjalankan tanggung jawab ini dengan baik" ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Arif Budianto, demisioner Ketua Himas turut memberikan apresiasi kepada dua kandidat yang sudah bersedia mencalonkan diri sebagai Ketum Himas periode selanjutnya. Menurut Arif, pemilihan Ketum Himas secara demokrasi ini sudah lazim menghasilkan satu yang terbaik dari sekian kandidat yang mencalonkan diri.

"Untuk calon yang tidak terpilih saya rasa ya itu yang namanya kompetisi, jangan berkecil hati tetap membantu mengurus Himas dan lebih paham dan buat teman-teman pengurus Himas periode 2020-2021 ingat visi misinya agar semua program kerja dapat diselenggarakan dengan baik," tukasnya.


MA. Inne Mirtanturi