Dukung Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Himas UM Metro Bangun Kolaborasi dengan SMA Negeri 1 Trimurjo
Kota Metro - Himpunan Mahasiswa Sejarah Universitas Muhammadiyah Metro (Himas UM Metro) berkolaborasi bersama SMA Negeri 1 Trimurjo Lampung Tengah guna mensukseskan pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Khususnya pada program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam bentuk peragaan podcast. Sebagimana diketahui bahwa SMA Negeri 1 Trimurjo Lampung Tengah sendiri sudah ditujuk sebagai sekolah penggerak. diruang meeting room, Selasa (01/11/22)
Ketua Umum Himas UM Metro, Aditya Nurrohman mengatakan dalam Kurikulum Merdeka, para pelajar diajak lebih menanamkan sikap kebhinnekaan, mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama Pancasila serta untuk bisa menguasai berbagai keterampilan salah dalam pemanfaatan teknologi.
"Dalam implementasi Kurikulum Merdeka hal tersebut diwujudkan dalam pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Projek penguatan profil pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada siswa untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya. Dalam projek penguatan ini, siswa memiliki kesempatan untuk mengupas dan memahami tema-tema atau isu penting seperti perubahan iklim, anti radikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi dll, sehingga siswa bisa melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar dan kebutuhannya," ujar Aditya.
"Dan hari ini saya dan bersama teman-teman team podcast Himas UM Metro ke sini memenuhi undangan dari SMA negeri 1 Trimurjo untuk sama-sama berkolaborasi mensukseskan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang ada di sini yakni dalam bentuk peragaan podcast. Dari keterangan yang saya terima SMA Negeri 1 Trimurjo menjadi satu-satunya sekolah menengah atas di Provinsi Lampung yang mengambil Project Pelajar Pancasila yang bertemakan Teknologi dan juga menjadi sekolah percontohan Project Pelajar Pancasila, ini sungguh luar biasa sebuah prestasi yang membanggakan. Selain itu hal ini juga menjadi salah satu bentuk aksi kami untuk berkontribusi dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), salah satunya di SMA Negeri 1 Trimurjo kami juga ucapkan terimakasih kepada SMA Negeri 1 Trimurjo yang telah memberikan ruang kepada kami untuk bisa belajar bersama dengan siswa-siswi hebat SMAN 1 Trimurjo," lanjut Aditya
Koordinator Projek Berekayasa dan Berteknologi, Pandu Pinuju Widodo menerangkan sebagai sekolah yang ditunjuk sebagai sekolah penggerak tentunya kami di SMAN 1 Trimurjo harus merumuskan terkait dengan projek pelajar Pancasila. Ada dua program yang kami jalankan dalam P5 Itu sendiri, salah satu yakni dalam bidang teknologi ataupun berekayasa teknologi.
"Dalam implementasi Kurikulum Merdeka ini kami SMA Negeri 1 Trimurjo menjadi satu-satunya sekolah penggerak tingkat SMA di Provinsi Lampung yang mengambil Project Pelajar Pancasila dalam bidang rekayasa teknologi. Pelaksanaannya kami kemas dalam bentuk podcast, ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami keluarga besar SMA Negeri 1 Trimurjo selain menjadi sekolah literasi Nasional, kami juga menjadi sekolah rujukan dalam hal pemanfaatan teknologi untuk implementasi kurikulum Merdeka," ungkap Pandu.
Dalam pelaksanaannya kedepan, setiap kelas dibentuk beberapa kelompok yang anggotanya diberikan tupoksi berbeda seperti sebagian editor, pembuat naskah tim kreatif dan lain-lain.
"Sebagai langkah awal pelaksanaan kegiatan P5 ini kami mengundang serta mengajak Himas UM Metro untuk menjadi peraga bagi peserta didik kami, di sini baru kelas X terdiri dari X.1 - X.7 yang menggunakan Kurikulum Merdeka. Untuk peragaan podcast kali ini ada dua tema yang menjadi isi yakni mengenai Pentingnya Organisasi dan Kewirausahaan, yang kesemuanya baik host dan narasumbernya dari Himas UM Metro," jelas Pandu.
Ia juga berharap dengan peragaan ini peserta didik bisa belajar dari apa yang diperagakan oleh teman-teman Himas UM Metro untuk nantinya mereka terapkan dalam kegiatan P5. Iya mewakili institusinya juga mengucapkan terimakasih kepada Himas UM Metro yang sudah bersedia untuk kolaborasi bersama untuk mendukung implementasi kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Trimurjo.
Dalam peragaan kali ini team Himas UM Metro terdiri dari 6 orang, Aditya Nurrohman, Shofiyurrahman Fungky Keisnandari sebagai narasumber, Dimas Setiawan dan Rosdina Dilaranti sebagai host serta Agil Yusuf Candra sebagai kru dan Humas.
Kota Metro - Himpunan Mahasiswa Sejarah Universitas Muhammadiyah Metro (Himas UM Metro) berkolaborasi bersama SMA Negeri 1 Trimurjo Lampung Tengah guna mensukseskan pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Khususnya pada program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam bentuk peragaan podcast. Sebagimana diketahui bahwa SMA Negeri 1 Trimurjo Lampung Tengah sendiri sudah ditujuk sebagai sekolah penggerak. diruang meeting room, Selasa (01/11/22)
Ketua Umum Himas UM Metro, Aditya Nurrohman mengatakan dalam Kurikulum Merdeka, para pelajar diajak lebih menanamkan sikap kebhinnekaan, mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama Pancasila serta untuk bisa menguasai berbagai keterampilan salah dalam pemanfaatan teknologi.
"Dalam implementasi Kurikulum Merdeka hal tersebut diwujudkan dalam pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Projek penguatan profil pelajar Pancasila memberikan kesempatan kepada siswa untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya. Dalam projek penguatan ini, siswa memiliki kesempatan untuk mengupas dan memahami tema-tema atau isu penting seperti perubahan iklim, anti radikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi dll, sehingga siswa bisa melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar dan kebutuhannya," ujar Aditya.
"Dan hari ini saya dan bersama teman-teman team podcast Himas UM Metro ke sini memenuhi undangan dari SMA negeri 1 Trimurjo untuk sama-sama berkolaborasi mensukseskan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang ada di sini yakni dalam bentuk peragaan podcast. Dari keterangan yang saya terima SMA Negeri 1 Trimurjo menjadi satu-satunya sekolah menengah atas di Provinsi Lampung yang mengambil Project Pelajar Pancasila yang bertemakan Teknologi dan juga menjadi sekolah percontohan Project Pelajar Pancasila, ini sungguh luar biasa sebuah prestasi yang membanggakan. Selain itu hal ini juga menjadi salah satu bentuk aksi kami untuk berkontribusi dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), salah satunya di SMA Negeri 1 Trimurjo kami juga ucapkan terimakasih kepada SMA Negeri 1 Trimurjo yang telah memberikan ruang kepada kami untuk bisa belajar bersama dengan siswa-siswi hebat SMAN 1 Trimurjo," lanjut Aditya
Koordinator Projek Berekayasa dan Berteknologi, Pandu Pinuju Widodo menerangkan sebagai sekolah yang ditunjuk sebagai sekolah penggerak tentunya kami di SMAN 1 Trimurjo harus merumuskan terkait dengan projek pelajar Pancasila. Ada dua program yang kami jalankan dalam P5 Itu sendiri, salah satu yakni dalam bidang teknologi ataupun berekayasa teknologi.
"Dalam implementasi Kurikulum Merdeka ini kami SMA Negeri 1 Trimurjo menjadi satu-satunya sekolah penggerak tingkat SMA di Provinsi Lampung yang mengambil Project Pelajar Pancasila dalam bidang rekayasa teknologi. Pelaksanaannya kami kemas dalam bentuk podcast, ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami keluarga besar SMA Negeri 1 Trimurjo selain menjadi sekolah literasi Nasional, kami juga menjadi sekolah rujukan dalam hal pemanfaatan teknologi untuk implementasi kurikulum Merdeka," ungkap Pandu.
Dalam pelaksanaannya kedepan, setiap kelas dibentuk beberapa kelompok yang anggotanya diberikan tupoksi berbeda seperti sebagian editor, pembuat naskah tim kreatif dan lain-lain.
"Sebagai langkah awal pelaksanaan kegiatan P5 ini kami mengundang serta mengajak Himas UM Metro untuk menjadi peraga bagi peserta didik kami, di sini baru kelas X terdiri dari X.1 - X.7 yang menggunakan Kurikulum Merdeka. Untuk peragaan podcast kali ini ada dua tema yang menjadi isi yakni mengenai Pentingnya Organisasi dan Kewirausahaan, yang kesemuanya baik host dan narasumbernya dari Himas UM Metro," jelas Pandu.
Ia juga berharap dengan peragaan ini peserta didik bisa belajar dari apa yang diperagakan oleh teman-teman Himas UM Metro untuk nantinya mereka terapkan dalam kegiatan P5. Iya mewakili institusinya juga mengucapkan terimakasih kepada Himas UM Metro yang sudah bersedia untuk kolaborasi bersama untuk mendukung implementasi kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Trimurjo.
Dalam peragaan kali ini team Himas UM Metro terdiri dari 6 orang, Aditya Nurrohman, Shofiyurrahman Fungky Keisnandari sebagai narasumber, Dimas Setiawan dan Rosdina Dilaranti sebagai host serta Agil Yusuf Candra sebagai kru dan Humas.
(Berandadesa.com - Kampus)
Penulis: Aditya

