METRO,
LAMPUNG – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Provinsi
Lampung secara resmi meluncurkan program Fortasi Akbar 2025 dengan tajuk “Pelajar
Sehat, Tanpa Sebat” pada Sabtu, 5 Juli 2025 bertempat di Aula AR. Fahrudin RSU
Muhammadiyah Metro. Acara yang berlangsung meriah ini menandai langkah
strategis IPM dalam mengedukasi dan membangun kesadaran pelajar akan bahaya
rokok, melalui kampanye edukatif yang kolaboratif lintas sektor di seluruh
Lampung.
Peluncuran
Fortasi Akbar 2025 ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yang menunjukkan
dukungan penuh terhadap gerakan ini, di antaranya: Drs. H. Ma’ruf Abidin, M.Si,
selaku Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung; Sigit Atmojo,
M.Pd, Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PWM Lampung;
Direksi RSUM Metro; Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro; dan
perwakilan KL Lazismu RSUM Metro.
Pembukaan acara dimulai dengan sambutan dari Arbi Tio Suhendro, selaku Person in Charge Campaign Fortasi 2025. Arbi menyampaikan pentingnya kampanye ini sebagai bentuk ikhtiar konkret IPM dalam menjaga generasi muda dari dampak buruk rokok yang kian mengkhawatirkan.
"Ini bukan sekadar slogan yang akan
lewat begitu saja, tapi ini adalah bentuk ajakan nyata dan gerakan berkelanjutan
agar pelajar lebih sadar akan gaya hidup sehat, bebas rokok, dan tentu saja
berprestasi dalam setiap aspek kehidupannya," ujar Arbi dengan penuh
semangat, menegaskan visi jangka panjang dari kampanye ini.
Senada dengan itu, Firdaus Armansyah, Ketua Umum PW IPM Provinsi Lampung, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan akbar ini.
"Kami sangat bangga dan mengapresiasi luar biasa kegiatan Fortasi Akbar
2025 ini. Harapan kami, kampanye ini tidak berhenti hanya di panggung seremonial
peluncuran, tapi bisa terus dilanjutkan menjadi gerakan masif yang merata di
seluruh sekolah dan komunitas pelajar di Lampung, menciptakan lingkungan yang
benar-benar bebas dari asap rokok," ungkap Arman, menekankan keberlanjutan
dan skala gerakan yang ingin dicapai.
Dukungan
kuat juga datang dari Majelis Dikdasmen PWM Lampung. Sigit Atmojo, M.Pd.,
selaku Sekretaris Majelis Dikdasmen PWM Lampung, menyatakan kesiapan penuh
untuk bersinergi. IPM sebagai garda terdepan yang menjadi generasi penerus
perjuangan Muhmmadiyah harus siap dengan segala dinamikan yang terjadi dan bisa
berkolaborasi dengan berbagai pihak
"Terima kasih banyak kepada IPM atas inisiasi kampanye anti-rokok yang sangat relevan ini. Majelis Dikdasmen siap mendukung penuh gerakan mulia ini di seluruh jenjang pendidikan Muhammadiyah, karena masa depan anak didik kita adalah prioritas utama," ujar Sigit, menunjukkan komitmen lembaga pendidikan Muhammadiyah.
Sementara
itu, Ma'ruf Abidin, M.Si., selaku Sekretaris PWM Lampung, menambahkan
pandangannya tentang peran strategis IPM. Tidak hanya terbatas pada pembinaan
internal, tetapi juga meluas pada kontribusi nyata dalam membangun masyarakat
yang madani, dimulai dari pembentukan generasi muda yang sehat dan
berintegritas. Ini adalah panggilan bagi IPM untuk terus berinovasi dan
berdampak positif dalam skala yang lebih luas.
"IPM
Lampung harus menjadi teladan bagi pelajar se-Indonesia dalam setiap
gerakannya. Kesadaran akan bahaya rokok adalah bagian yang tak terpisahkan dari
dakwah nyata yang progresif. IPM benar-benar luar biasa dalam menginisiasi
gerakan ini, ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan pelajar yang patut dicontoh,"
pungkas Ma'ruf, memberikan pujian dan motivasi agar IPM Lampung terus menjadi
pelopor.
Puncak
acara peluncuran ini ditandai dengan diluncurkannya Handbook Fortasi Akbar 2025
sebagai panduan komprehensif kampanye, serta pengukuhan Youth Ambassador
Tobacco Control yang akan menjadi garda terdepan dalam menyuarakan gerakan ini.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Deklarasi Pelajar Tanpa Rokok yang diikuti
oleh seluruh peserta, menandakan komitmen kolektif para pelajar untuk hidup
sehat.
Kegiatan
Fortasi Akbar 2025 ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Bidang Perkaderan
dan Bidang Advokasi PW IPM Lampung, sebagai bentuk sinergi antar bidang untuk
mewujudkan pelajar berdaya, sehat, dan progresif. Dengan semangat “Pelajar
Sehat, Tanpa Sebat,” IPM Lampung mengukuhkan komitmennya untuk menjadi garda
depan dalam menciptakan lingkungan pelajar yang kondusif, bebas rokok, dan
peduli terhadap masa depan. Karena sehat adalah syarat mutlak untuk berdakwah,
berinovasi, dan berdampak lebih luas bagi masyarakat dan bangsa.
Editor: Aditya Nurrohman