Kota
Metro - Kamis 21
Februari 2019 pukul 15.14 waktu setempat. Universitas Muhammadiyah Metro merilis bahwa dua Program Studi
di lingkungan Civitas Akademikanya resmi mendapatkan izin menyelenggarakan
Pendidikan Profesi Guru (PPG), dengan ditandai terbitnya Surat Keputusan PPG dari Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
Seperti dilansir
halaman facebooknya @Universitas Muhammadiyah Metro, “Alhamdulillah, Surat
Keputusan Pendirian Dua Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) sudah
terbit dengan nomor SK: 1338/KPT/I/2018.”
Pada waktu yang
berbeda, fanspage Pendidikan Sejarah FKIP UM Metro juga merilis sebuah unggahan yang
di dalamnya memuat ungkapan rasa syukur atas raihan prestasinya itu.
“Dengan mengucap
alhamdulillah syukur kepada Allah SWT. Pendidikan
Sejarah UM Metro resmi mendapatkan izin penyelenggaraan Program PPG (Pendidikan Profesi Guru) per 31
Desember 2018,” dikutip dari Fanspage Pendidikan Sejarah FKIP UM Metro, Jum’at
22 Februari 2019.
Selain Program Studi
Pendidikan Sejarah, UM Metro juga mengumumkan bahwa Program Studi yang juga
berhak menggelar Pendidikan Profesi Guru (PPG)
ialah Program Studi Pendidikan Ekonomi.
“Kedua Prodi tersebut adalah: 1. Pendidikan Sejarah, 2. Pendidikan Ekonomi.”
Dikutip dari sumber
yang berbeda, sejak diterbitkan Surat Keputusan BAN-PT tentang Akreditasi tahun
2017, Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Metro kini menyandang
predikat akreditasi A hingga tahun
2022 mendatang. Dan koleganya, Program Studi Pendidikan Ekonomi sendiri kini
tengah menyandang status akreditasi B
dengan tidak menutup kemungkinan akreditasinya meningkat di tahun mendatang.
Seperti dilansir sejarah.fkip.ummetro.ac.id
“Program Studi Pendidikan Sejarah Pada Program Sarjana Universitas Muhammadiyah
Metro berstatus terakreditasi A dengan nilai 362 dan berlaku hingga 5 tahun terhitung
mulai tanggal keputusan ini ditetapkan 14 November 2017.”
Untuk proses
pendaftaran dan persyaratan lainnya mengenai Program Pendidikan Profesi Guru di Universitas Muhammadiyah Metro, hingga terbitnya
berita ini belum mendapatkan informasi lebih jauh dari institusi terkait. Kemungkinan dalam
waktu dekat pihaknya akan segera merilis semua persyaratan untuk memenuhi rasa
penasaran peserta yang berniat mengikuti program ini.

