Blog Desa - Manfaatkan buah busuk menjadi pupuk organik ramah lingkungan. Sobat Beranda Desa ternyata buah-buahan yang sudah busuk masih memiliki manfaat bila kita pandai mengolahnya. Seperti dilansir Kementerian Pertanian Republik Indonesia bahwa buah busuk bisa dimanfatkan menjadi pupuk organik yang tentunya berdampak baik terhadap lingkungan.
![]() |
| Foto Ilustrasi |
Atas dasar tersebut Beranda Desa mengajak kita semua supaya mau sedikit meluangkan waktu untuk menggali informasi tentang proses membuat pupuk organik cair dari buah-buahan yang sudah membusuk, supaya kita dapat membuatnya secara mandiri di rumah atau pun dikerjakan secara bersama-sama dengan kelompok tani di lingkungan kita masing-masing.
Membuat Pupuk Organik Cair berbahan buah-buahan yang sudah membusuk kabarnya tidak begitu sulit dan keuntungan dari kita bisa memproduksi pupuk sendiri tentunya mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia, yang kabarnya malah berefek negatif terhadap keberlangsungan tanah atau lahan pertanian.
Langkah membuat Pupuk Organik Cair dari buah-buahan busuk
Pertama kali yang harus disiapkan tentunya kita harus mengumpukan terlebih dahulu buah-buahan busuk sebagai bahan utamanya. Untuk mendapatkan buah-buahan busuk rasanya tidak begitu sulit, umumnya para penjual buah di terminal atau di pasar selalu ada saja stok buah-buahannya yang membusuk sebelum laku terjual.
Setelah buah busuk terkumpul, jumlahnya bisa disesuaikan masing-masing kebutuhan, misalnya 20 kilogram, cuci buah tersebut supaya terbebas dari sisa-sisa pestisida atau bahan kimia lainnya.
Selanjutnya hancurkan buah-buahan yang sudah dicuci, bisa dengan cara ditumbuk atau diremas, lalu disaring dan dimasukan ke dalam ember.
Langkah berikutnya larutkan air di dalam ember, lalu masukan air kelapa, air beras, gula merah serta tambahan EM4 atau yakult.
Aduk semua bahan yang sudah terkumpul di dalam ember hingga tercampur rata. Kemudian tutup rapat ember dan tunggu hingga 12-15 hari agar proses permentasi berhasil.
Jangan lupa kita harus mengontrolnya setiap5 hari sekali dan mengaduknya supaya tidak terjadi endapan. Setelah mencapai batas waktu permentasi yang ditentukan, Pupuk Cair Organik yang kita buat langsung bisa diaplikasikan terhadap tanaman. Namun bila ada sisa-sisa ampas kita bisa menyaringnya terlebih dahulu dan ampas hasil dari saringannya pun bisa dimanfaatkan sebagai pupuk.
Cara Pengaplikasian Pupuk Organik Cair dari Buah-Buahan Busuk
Ada berbagai cara yang biasa dilakukan dalam pemupukan tanaman/tubuhan. Jenis Pupuk padat biasanya ditabur atau dipendam di dalam tanah dengan jarak tidak terlalu jauh dari batang tanaman.
Sementara jenis Pupuk Cair, cara melakukan pemupukan biasanya dengan cara disiram ataupun disemprotkan.
Khusus Pupuk Organik Cair (POC) dari buah-buahan busuk umumnya pengaplikasiannya dengan cara disemprot. Cara penggunaannya misalkan kita ingin melakukan sasaran pemupukan terhadap pertumbuhan pada akar, batang, daun dan juga buah. Kita bisa melarutkan Pupuk Organik Cair Buah Busuk tadi dengan takaran dosis 10cc untuk 1 liter air. Kemudian semprotkan dengan Sprayer ke bagian tanaman.
Berbeda jika sasaran pemupukan kita diharapkan untuk pertumbuhan akar, dosisnya bisa ditingkatkan. Kita dapat mencampur pupuk organik cair buah-buahan busuk dengan dosis takaran 30cc untuk setiap liter air.
Bagaimana, simple dan praktiskan cara membuat Pupuk Organik Cair dari Buah-Buahan Busuk?
Dengan membuat pupuk organik dari buah-buahan busuk itu artinya kita sudah melakukan penghematan biaya pemupukan yang harus kita keluarkan untuk memupuk tanaman kita. Selain hemat, kita juga sudah berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan, karena biasanya buah-buahan busuk yang jumlahnya bisa puluhan bahkan ratusan kilo yang dibuang di pasar-pasar menimbulkan aroma yang tidak sedap.
Keunggulan lainnya dari penggunaan Pupuk Organik Cair adalah ramah terhadap lingkungan, sehingga dengan begitu kita juga telah berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan yang menjadi tanggungjawab kita bersama.
Alat dan Bahan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Buah-Buahan Busuk
1. Tong atau ember plastik berukuran 50 liter, usahakan yang memiliki tutup karena nantinya dibutuhkan pada tahap permentasi.
2. Limbah buah-buahan busuk sebanyak 20 kg
3. Air Kelapa sebanyak 10 liter
4. Air cucian beras sebanyak 5 liter
5. Gula Merah sebanyak 1 kg
6. Yakul sebanyak 10 botol atau EM4
7. Air bersih sebanyak 20 liter (usahakan air sumur atau air sungai) bukan air PDAM.
Selamat mencoba, salam Petani Sukses!!!
Catatan: Komposisi bahan-bahan pembuatan pupuk organik cair dari buah-buahan busuk ini Beranda Desa merujuk kepada situs resminya Kementan RI dengan judul artikel http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/80132/Membuat-Pupuk-Organik-Cair-Dari-Buah-Buahan-Busuk/
