Bisakah Jembatan Way Sekampung, Jadi Lokasi Ekowisata Baru Di Pringsewu

Jembatan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu menghubungkan Pekon Podosari dengan Pekon Sukoharjo I | dok. berandadesa.com


PRINGSEWU, Berandadesa.com - Minggu (9/122018), waktu menunjukan pukul 23.15. Kondisi jalan mulai sepi, meski beberapa kendaraan masih terlihat melintas di jembatan Way Sekampung, Kabupaten Pringsewu.

Jembatan yang menghubungkan Desa Podosari dengan Sukoharjo 1 ini nampak berbeda dari biasanya. Kini wujudnya terlihat menawan setelah puluhan tiang penyangganya dipasang lampu penerangan jalan.

Belum ada informasi mengenai siapa yang memasang, karena saat mengambil gambar tidak ada yang bisa dimintai keterangan.

Namun terlepas dari itu semua, sebagai masyarakat sekaligus pengguna jalan tentu merasakan betul manfaatnya, selain terlihat indah juga memberikan rasa aman. 

Sebab beberapa bulan sebelumnya, salah satu rekan saya sempat dibuntuti oleh dua orang tak dikenal dari arah Podosari. Sesampainya di sekitar jembatan ini, motornya dipepet dan ponsel berikut uangnya berhasil dirampas. 

Peristiwa itu bisa saja terjadi akibat sekitar lokasi sepi dan gelap karena kurang lampu penerangan jalan.

Patut kita apresiasi terhadap upaya pemerintah maupun pihak manapun yang telah memperhatikan hal ini. Semoga kedepan, pemerintah kembali menyulap lokasi sekitar jembatan menjadi sebuah ikon di kabupaten Pringsewu.

Seperti beberapa ikon yang sudah ada di kabupaten ini, semuanya berhasil dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan objek wisata keluarga.

Baca juga Makna Dibalik Ikon Pringsewu


Bila hal ini terwujud, bisa jadi sebuah catatan prestasi bagi pemerintah. Tentu masih banyak yang harus dibenahi dan berbagai pertimbangan lainnya, baik oleh pemerintah maupun pihak swasta.

Dan ke depan, bila sekitar jembatan Way Sekampung ini dijadian lokasi pengembangan ekonomi dan wisata. Warga desa bisa turut menjajakan dagangan dan tidak perlu lagi jauh-jauh mencari tempat hiburan.

Jembatan Way Sekampung merupakan akses utama warga kabupaten Pringsewu. Perannya sangat strategis sebagai jalur penghubung yang mempermudah berbagai aktivitas warga. Selain itu, pendistribusian berbagai barang dan jasa dari desa ke kota maupun sebaliknya menjadi kian lancar. 

Sebagaimana dilansir http://digilib.unila.ac.id. fungsi Jembatan merupakan investasi tertinggi dari semua elemen yang dapat dijumpai pada sistem jalan raya. Setiap kerusakan pada konstruksi jembatan dapat menyebabkan timbulnya gangguan-gangguan dalam kelancaran perputaran roda ekonomi dan dapat menimbulkan kecelakaan bagi manusia.



Penulis: Barnas

Kolom Komentar

Previous Post Next Post