Universitas Muhammadiyah Metro seolah dihujani prestasi
yang berhasil diraih oleh para mahasiswanya. Setelah berbagai kejuaraan cabang
beladiri, kini giliran dua atlet panjat tebing Mapala Matrix yang turut
mengharumkan nama kampusnya.
![]() |
| Foto: Lili Pratiwi dan Yesi Permatasari |
Ia adalah Lili Pratiwi (Program Studi Akuntansi), yang turun
dalam kategori Mapala Putri. Setelah melewati proses kualifikasi, dirinya
keluar sebagai juara 2, terpaut selisih poin tipis dari rivalnya di final.
Teman seperjuangannya, Yesi Permatasari (Program Studi
Akuntansi), turun dalam kategori yang sama berhasil menyabet juara 3.
Sama halnya dengan atlet-atlet berprestasi lainnya, kiat
sukses tim ini menurut pengakuan Ketua Mapala Matrix Joko Prambudi didukung
oleh kedisiplinan dalam berlatih.
“Untuk event ini kami berlatih setiap hari selama satu
minggu, pagi pukul 05.30-07.45. kemudian sore hari pukul 16.00-08.00,” jelasnya.
Lebih jauh, Pram, sapaan akrabnya bercerita, peserta dalam UBL
Climbing Compotion tahun 2019 ini terdiri dari 10 perguruan tinggi swasta/negeri
dan para siswa Pecinta Alam asal sekolah menengah atas di Lampung. Serta diikuti
oleh puluhan atlet panjat tebing baik putera maupun puteri.
Setelah keikutsertaan di event ini, di bawah
kepemimpinannya, Pram bertekad akan terus eksis diberbagai kejuaraan baik
tingkat lokal maupun nasional. Dan perlu juga diketahui, selain atlet puteri,
Mapala Matrix UM Metro juga mengirimkan atlet dalam kategori Mapala Putera.
Namun,
keberuntungan belum berpihak kepada Ari Septiandi (Program Studi Teknik Mesin).
Ari, menurut Pram harus puas di peringkat 4.
