Tarif Bus Terminal Rajabasa-Bakauheni di Musim Liburan Akhir Tahun 2019

Beranda Traveling - Tarif Bus Terminal Rajabasa-Bakauheni. Musim liburan tahun 2019 nampaknya telah tiba, kesempatan ini sekaligus menjadi hari-hari yang dinantikan oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, dosen, karyawan dan tentunya masih banyak profesi lain terutama bagi para traveler yang biasanya sudah merencanakan agenda liburan.

Foto: Terminal Rajabasa, Sabtu (22/12/2019). Dokumen pribadi

BT atau singkatan dari Beranda Traveling kali ini ingin berbagi pengalaman tentang moda transportasi yang tentunya berkaitan dengan musim liburan.

Beberapa hari terakhir kami mengadakan perjalan dari Terminal Kelas A Rajabasa dengan Tujuan Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni. Tujuan utama kami adalah berwisata ke Situs Sejarah Megalitikum Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Di tengah perjalanan dari Terminal Kelas A Rajabasa ke Pelabuhan Bakauheni kondektur bus beranjak menghampiri satu persatu bangku penumpang.

Tanpa basa-basi dan tawar menawar, kondektur bus jurusan Terminal Rajabasa-Bakauheni membandrol ongkos sebesar 30.000 rupiah. Bus yang kami tumpangi milik PT. Puspa Jaya.

Melewati ruas Jalan Tol Trans Sumatra, melalui gerbang tol Kota Baru yang langsung terhubung dengan Pelabuhan Bakauheni.

Perjalanan menempuh waktu 1 jam 45 menit, star pukul 20.00 dari Terminal Rajabasa, tiba di Pelabuhan Bakauheni pukul 21.45.

Mengapa lama perjalanan serasa tidak ada beda dengan menempuh jalan lintas Sumatra yang biasa dilewati sebelum adanya jalan tol? Kami merasa hal ini disebabkan oleh Supir Bus yang menginjak tuas gasnya teramat santuy, tidak lebih dari 40 atau 50 km/jam.

Suasana di Terminal Rajabasa dan Terminal Pelabuhan Bakauheni

Tidak lengkap rasanya jika kami tidak berbagi informasi tentang situasi selama berada di Terminal Rajabasa dan Terminal Pelabuhan Bakauheni.

Meski ini merupakan pengalaman pertama, kami menangkap kesan bahwa di musim liburan akhir tahun 2019 ini situasi di Terminal Rajabasa terbilang kondusif, lancar dan aman.

Kondusif

Kami melihat Bus di Terminal Rajabasa berjajar menempati posnya masing-masing sesuai jurusan atau tranyek yang mereka tempuh. Meski terdapat berbagai jenis armada Bus, malam itu kami merasa diberi kemerdekaan untuk memilih Bus yang akan kami tumpangi.

Memang dari berbagai armada Bus yang ada masing-masing terlihat memiliki tim yang bertugas mencari penumpang. Biasanya mereka (tim pencari penumpang) akan menghampiri dan menanyakan tujuan perjalanan kita. Layaknya pedagang, mereka akan menawarkan jasa dan fasilitas yang mereka miliki untuk menarik si calon penumpang memilih armada Bus yang mereka miliki.

Selain itu, pada setiap armada Bus terdapat tulisan rute perjalanan yang dipasang di kaca depan Bus. Jadi, si calon penumpang secara otomatis mengerahui bahwa Bus tersebut melayani perjalanan dari lokasi A ke lokasi B.

Misal, Bus jurusan Terminal Rajabasa-Pelabuhan Bakauheni maka di kaca Bus bagian depan akan nampak tulisan berwarna merah "Rajabasa-Bakauheni"

Lancar

Pada keberangkatan kami, Sabtu (22/12/2019) kemarin, suasana di Terminal Rajabasa nampak ramai dan lancar.

Bus dengan segala jurusan hilir mudik silih berganti sesuai jadwal keberangkatannya masing-masing. Kadangkala lebih cepat dari waktu keberangkatan bilamana Bus sudah terisi penuh oleh penumpang.

Aman

Dalam liburan kali ini kami akan melakukan perjalanan menuju situs Situs Sejarah Megalitikum Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kami terdiri dari 4 orang bersepak untuk melakukan perjalanan secara mutus-mutus "ngeteng" dari terminal satu ke terminal Bus lainnya yang harus kami lewati.

Selain lebih hemat dari segi ongkos kami juga sengaja ingin mencari pengalaman lain dari biasanya. Karena pengalaman sebelumnya setiap melakukan perjalanan ke luar kota selalu memilih Bus langsung dengan naik dari pool Bus di daerah asal dan turun di pool daerah/kota tujuan.

Kembali ke rasa aman yang kami rasakan ketika berada di Terminal Rajabasa maupun di Terminal Pelabuhan Bakauheni.

Malam itu kami tiba di Terminal Rajabasa pukul 19.00, kami langsung mendengar suara himbauan dari seseorang yang sedang duduk di pos keamanan yang berasa di sekitar lokasi.

"Sini-sini dik, tanya," ujar petugas. Belum sempat bertanya ia mendahului bertanya "mau ke mana dik?" kami pun menjawab "mau ke Bakauheni pak"

Ia pun langsug menunjukan dan memberitahu jadwal keberangkatan Bus jurusan Pelabuhan Bakauheni "itu Busnya, nanti berangkat sekitar jam 20.00"

Saya yang sebelumnya membayangkan akan bertemu dengan agen atau calo-calo nakal ketika berada di terminal nampaknya harus berterima kasih kepada petugas keamaan yang berjaga melakukan pengamanan di Terminal Rajabasa. Dari pengamatan saya, petugas yang bertugas malam itu ada dari Kepolisian dan Petugas dari Dinas Perhubungan.

Meski adanya pengamanan dari petugas, kami tentunya juga menghimbau kepada siapa saja yang berencana menggunakan jasa angkutan Bus di manapun tempatnya agar selalu waspada, karena kejahatan bisa saja terjadi tanpa kita sadari. Selain itu, alangkah baiknya bila kita bentengi diri dengan berdo'a sebelum melakukan perjalanan liburan atau mudik akhir tahun ini.

Sampai jumpa dicerita perjalanan berikutnya yaa...silahkan share bila artikel ini layak dan bermanfaat untuk diketahui oleh khalayak ramai..... 

Kolom Komentar

Previous Post Next Post