Berandadesa.com, Edukasi - Dalam menyokong kebijakannya terkait pembelajaran dalam jaringan (daring), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan nampaknya berupaya menyediakan beberapa aplikasi pembelajaran online secara gratis kepada guru dan pelajar di Indonesia.
Terobosan ini memang diperlukan mengingat banyaknya sekolah dari semua tingkatan mengalami perubahan pola pembelajaran tatap muka kedalam pembelajaran online. Lebih-lebih pilihan pola belajar seperti ini akibat merebaknya kasus virus corona (Covid-19), yang memaksa guru dan peserta didik mengadakan pemelajaran dari rumah.
Beberapa aplikasi tersebut ialah Rumah Belajar, Meja Kita, ICANDO, IndonesiaX, Kelas Pintar, Quipper, Microsoff Office 365, Ruang Guru, Sekolah Mu, Zenius.net, Cisco Webex.
Rata-rata kesemua aplikasi pembelajaran online yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga sudah tersedia di Aps Store atau Play Store yang tentunya dapat diunduh melalui ponsel masin-masing.
Selain penjelasan mengenai masing-masing aplikasi, kami juga mengutip beberapa testimoni yang diberikan oleh siswa dan guru setelah mereka menggunakan satu diantara aplikasi pembelajaran online yang mereka pakai.
Seperti Azidni Taftazani Arif siswa sekolah dasar "Lewat HP, Saya bisa memanfaatkan Rumah Belajar untuk mengerjakan tugas-tugas dari guru, semua menjadi mudah, karena HP tidak hanya untuk telepon dan kirim pesan, tapi bisa juga untuk belajar," ungkapnya seperti yang dilansir https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/
Senada dengan itu, Hera Wahyuning Tyas seorang guru sekolah dasar mengungkapkan "Dengan belajar di Rumah Belajar Kemdikbud, pembelajaran lebih menarik begitu juga dengan anak-anak. Karena Rumah Belajar Kemdikbud menyajikan materi-materi pembelajaran berbasis IT, itulah ketertarikan anak-anak," ujarnya.
Selain keduanya, masih ada beberapa pengguna yang memberikan testimoninya terkait kemudahan belajar melalui aplikasi pembelajaran online. Meski memang penggunaan aplikasi berbasis online ini terkesan memudahkan proses belajar karena belajar menjadi tidak terbatas ruang dan waktu, namun juga terkadang dibeberapa daerah yang belum didukung oleh jaringan yang kuat, proses pembelajaran daring seperti ini masih menjadi kendala tersendiri.
Terlepas dari itu Beranda Desa berpendapat bahwa di tengah besarnya ancaman Virus Corona tentu pilihan memilih belajar di rumah adalah keputusan yang rasional. Bahkan bila kita ingatt kembali anjuran guru-guru terdahulu, belajar sejatinya bisa dimana saja dan dari siapa saja.
Sehingga menjadi terang benerang, bila kita memiliki semangat belajar tinggi, segala halangan dan rintangan tentu tidak akan menyurutkan kita dalam menimba ilmu pengetahuan.
Bisa dibayangkan orang-orang yang hidup sebelum segala informasi dan sumber belajar dapat dengan mudah kita akses seperti sekarang ini, tapi mereka malah banyak yang sukses secara intelektual seperti menjadi ilmuan dan ahli di segala bidang.
Dari contoh tersebut mungkin dapat kita ambil suatu nilai, bahwa kekurangan dan kelebihan proses pembelajan online melalui platform aplikasi digital jangan membuat kita mengeluh dan semakin mengendorkan semangat belajar dan menimba ilmu.
Dan bagi yang ingin mendapatkan aplikasi belajar online seperti yang disebutkan di atas, pembaca bisa mengunjungi alamat laman resmi Kemdikbud RI atau mengunduhnya lewat Aps Store dan Play Store dengan menuliskan nama-nama aplikasi belajar online yang ingin digunakan seperti (Rumah Belajar, Meja Kita, ICANDO, IndonesiaX, Kelas Pintar, Quipper, Microsoff Office 365, Ruang Guru, Sekolah Mu, Zenius.net, Cisco Webex)... Semoga informasi ini bermanfaat !!!
Terobosan ini memang diperlukan mengingat banyaknya sekolah dari semua tingkatan mengalami perubahan pola pembelajaran tatap muka kedalam pembelajaran online. Lebih-lebih pilihan pola belajar seperti ini akibat merebaknya kasus virus corona (Covid-19), yang memaksa guru dan peserta didik mengadakan pemelajaran dari rumah.
Beberapa aplikasi tersebut ialah Rumah Belajar, Meja Kita, ICANDO, IndonesiaX, Kelas Pintar, Quipper, Microsoff Office 365, Ruang Guru, Sekolah Mu, Zenius.net, Cisco Webex.
Rata-rata kesemua aplikasi pembelajaran online yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga sudah tersedia di Aps Store atau Play Store yang tentunya dapat diunduh melalui ponsel masin-masing.
Selain penjelasan mengenai masing-masing aplikasi, kami juga mengutip beberapa testimoni yang diberikan oleh siswa dan guru setelah mereka menggunakan satu diantara aplikasi pembelajaran online yang mereka pakai.
Seperti Azidni Taftazani Arif siswa sekolah dasar "Lewat HP, Saya bisa memanfaatkan Rumah Belajar untuk mengerjakan tugas-tugas dari guru, semua menjadi mudah, karena HP tidak hanya untuk telepon dan kirim pesan, tapi bisa juga untuk belajar," ungkapnya seperti yang dilansir https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/
Senada dengan itu, Hera Wahyuning Tyas seorang guru sekolah dasar mengungkapkan "Dengan belajar di Rumah Belajar Kemdikbud, pembelajaran lebih menarik begitu juga dengan anak-anak. Karena Rumah Belajar Kemdikbud menyajikan materi-materi pembelajaran berbasis IT, itulah ketertarikan anak-anak," ujarnya.
Selain keduanya, masih ada beberapa pengguna yang memberikan testimoninya terkait kemudahan belajar melalui aplikasi pembelajaran online. Meski memang penggunaan aplikasi berbasis online ini terkesan memudahkan proses belajar karena belajar menjadi tidak terbatas ruang dan waktu, namun juga terkadang dibeberapa daerah yang belum didukung oleh jaringan yang kuat, proses pembelajaran daring seperti ini masih menjadi kendala tersendiri.
Terlepas dari itu Beranda Desa berpendapat bahwa di tengah besarnya ancaman Virus Corona tentu pilihan memilih belajar di rumah adalah keputusan yang rasional. Bahkan bila kita ingatt kembali anjuran guru-guru terdahulu, belajar sejatinya bisa dimana saja dan dari siapa saja.
Sehingga menjadi terang benerang, bila kita memiliki semangat belajar tinggi, segala halangan dan rintangan tentu tidak akan menyurutkan kita dalam menimba ilmu pengetahuan.
Bisa dibayangkan orang-orang yang hidup sebelum segala informasi dan sumber belajar dapat dengan mudah kita akses seperti sekarang ini, tapi mereka malah banyak yang sukses secara intelektual seperti menjadi ilmuan dan ahli di segala bidang.
Dari contoh tersebut mungkin dapat kita ambil suatu nilai, bahwa kekurangan dan kelebihan proses pembelajan online melalui platform aplikasi digital jangan membuat kita mengeluh dan semakin mengendorkan semangat belajar dan menimba ilmu.
Dan bagi yang ingin mendapatkan aplikasi belajar online seperti yang disebutkan di atas, pembaca bisa mengunjungi alamat laman resmi Kemdikbud RI atau mengunduhnya lewat Aps Store dan Play Store dengan menuliskan nama-nama aplikasi belajar online yang ingin digunakan seperti (Rumah Belajar, Meja Kita, ICANDO, IndonesiaX, Kelas Pintar, Quipper, Microsoff Office 365, Ruang Guru, Sekolah Mu, Zenius.net, Cisco Webex)... Semoga informasi ini bermanfaat !!!
