Way Bungur – Bumiloka
Indonesia berkolaborasi dengan AktivAsia Indonesia menyelenggarakan kegiatan SEMESTA (Sekolah Muda untuk Ekologi,
Kepemimpinan, dan Aksi Berkelanjutan) 1.0 Tahun 2026 pada 22 – 26 Juli 2026.
Bumiloka Indonesia merupakan komunitas anak anak muda yang berfokus pada
aktivitas fasilitasi pengembangan kepemimpinan generasi muda, pendidikan
lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi multi pihak dalam
mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini merupakan program pengembangan kapasitas bagi generasi muda
yang dirancang untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki kesadaran
ekologis, kemampuan kepemimpinan, serta keterampilan mengorganisasi aksi nyata
bagi keberlanjutan lingkungan yang diikuti oleh 27 peserta berasal dari
anak-anak muda terpilih dari berbagai latar belakang di Provinsi Lampung.
Pelaksanaan SEMESTA 1.0 2026 bertempat di Desa Tanjung Tirto, Kecamatan
Way Bungur, sebuah desa di ujung Lampung Timur yang berbatasan langsung dengan
Taman Nasional Way Kambas, kegiatan ini di desaign begitu menarik, dengan
konsep live in (induk semang) tinggal
bersama dengan masyarakat, peserta diberikan ruang untuk berbaur, belajar, dan
memotret secara langsung aktivitas masyarakat di akar rumput, sebagai upaya
mendekatkan aktivis muda Lampung untuk kembali dekat dengan masyarakat.
Kegiatan ini hadir sebagai respons terhadap berbagai tantangan
lingkungan yang dihadapi Provinsi Lampung, mulai dari alih fungsi kawasan
hutan, konflik satwa dan manusia, pencemaran sungai, persoalan sampah, hingga
dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan masyarakat. Kondisi tersebut
menuntut lahirnya generasi muda yang tidak hanya memahami persoalan lingkungan,
tetapi juga mampu menginisiasi solusi yang berdampak bagi masyarakat.
Melalui SEMESTA 1.0, peserta akan mengikuti rangkaian pembelajaran yang
menggabungkan teori dan praktik, meliputi isu perubahan iklim, konservasi
keanekaragaman hayati, kepemimpinan, pengorganisasian komunitas, komunikasi
publik, advokasi kebijakan, hingga penyusunan proyek aksi lingkungan. Program
ini mengedepankan pendekatan partisipatif sehingga peserta tidak hanya
memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam merancang dan
melaksanakan aksi perubahan di daerahnya masing-masing.
Firdaus Armansyah, Founder Bumiloka Indonesia menyampaikan bahwa SEMESTA
bukan sekadar pelatihan, melainkan ruang tumbuh bagi anak muda untuk membangun
jejaring, memperkuat kapasitas, serta mengubah kepedulian menjadi aksi nyata.
"Kami percaya bahwa masa depan lingkungan hidup Indonesia sangat
ditentukan oleh kualitas kepemimpinan generasi mudanya. SEMESTA hadir untuk
melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki keberanian, pengetahuan, dan
komitmen dalam menjaga bumi secara berkelanjutan." Jelas Pemuda yang biasa
dipanggil Arman.
Camelia, salah satu peserta dari Bandar Lampung menyampaikan Terima
kasih banyak kepada Bumiloka dan Aktivasia yang telah menyelenggarakan
pelatihan ini. “Saya mendapatkan banyak ilmu yang sangat bermanfaat, serta
bertemu dengan teman-teman yang luar biasa dan menyenangkan. Semoga kita dapat
terkoneksi kembali di ruang dan kesempatan lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, AktivAsia Indonesia sebagai mitra kolaborasi menegaskan
pentingnya investasi pada kepemimpinan generasi muda. Selama ini AktivAsia
telah memperkuat ribuan aktivis dan organisasi masyarakat sipil di kawasan Asia
melalui berbagai program peningkatan kapasitas kepemimpinan dan
pengorganisasian gerakan sosial. Kolaborasi bersama Bumiloka Indonesia menjadi
bagian dari upaya memperluas ekosistem kepemimpinan lingkungan di tingkat
lokal.
Selain sesi kelas, peserta juga akan mengikuti praktik lapangan di desa yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi, diskusi dan belajar langsung dengan masyarakat. Kegiatan tersebut dengan ditutup dengan wisata susur sungai way pegadungan, menyaksikan langsung lanskap biodiversity di sepanjang bantaran sungai tersebut.
Melalui SEMESTA 1.0, Bumiloka Indonesia dan AktivAsia berharap lahir
jejaring pemimpin muda yang mampu menggerakkan masyarakat, membangun kolaborasi
lintas sektor, serta menjadi motor perubahan menuju pembangunan yang
berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan. Serta mengajak seluruh pemuda,
komunitas, lembaga pendidikan, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat luas
untuk bersama-sama mendukung lahirnya gerakan generasi muda yang peduli
terhadap lingkungan dan masa depan bumi.
Editor Aditya Nurrohman

