"Dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini praktisi atau guru Bimbingan dan Konseling harus mampu mengembangkan layanan konseling berbasis daring,"
Metro, Berandadesa.com- Universitas Muhammadiyah Metro kembali melibatkan kalangan guru Bimbingan dan Konseling yang berasal dari berbagai sekolah menengah di proviinsi Lampung dalam Workshop bertajuk Menuju Guru Bimbingan Konseling Yang Milenial. Aula Gd. HI, Kampus setempat, Sabtu (05/09/2020).
Workshop diadakan dalam
rangka memfasilitasi dan mengapresiasi praktisi BK yang terlihat terus
bergeliat meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal itu tergambar dari materi
yang disampaikan oleh tiga narasumber workshop, Agus Wibowo, M.Pd.Kons., dengan
materi Pengembangan Layanan BK Karir Berbasis Potensi Minat dan Bakat,
Pelatihan Pengembangan Media Layanan Berbasis Daring oleh Eko Susanto,
M.Pd.Kons., dan Pelatihan Permainan dalam Bimbingan dan Konseling oleh Hadi
Pranoto, M.Pd.
Bentuk apresiasi lainnya yang didedikasikan UM Metro kepada kalangan guru BK di provinsi Lampung ialah berupa pelatihan gratis, sertifikat dan puluhan doorprize yang secara simbolis diberikan langsung oleh ketua satgas dan narasumber kepada peserta workshop.
"Dalam kondisi
pandemi Covid-19 seperti sekarang ini praktisi atau guru Bimbingan dan
Konseling harus mampu mengembangkan layanan konseling berbasis daring,"
ungkap Eko Susanto.
Senada dengan itu, Hadi
Pranoto memberikan tips pembelajaran BK dalam keadaan Covid-19 dengan pelatihan
ice breaking atau permainan dalam BK untuk mengurangi tingkat kejenuhan
peserta didik.
"Akibat proses
pembelajaran yang monoton dan tugas yang menumpuk dari guru kepada peserta
didik bisa menjadi faktor timbulnya kejenuhan dalam proses belajar peserta
didik, dengan menerapkan permaian dalam pembelajaran Bimbingan dan Konseling
bisa menjadi pemantik semangat belajar peserta didik," ucapnya dalam
workshop Bimbingan dan Konseling Menuju Guru Bimbingan dan Konseling Yang
Milenial.
