Perkuat Sinergi Akademik, MGMP Sejarah Lampung Timur dan UIN Raden Intan Jajaki Kolaborasi Pengembangan Sejarah Lokal

Bandar Lampung – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah serta melestarikan kearifan lokal, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Kabupaten Lampung Timur melakukan kunjungan resmi ke Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Rabu (15/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Wakil Dekan I Fakultas Adab tersebut membahas penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan para guru sejarah dalam rangka pengembangan sejarah lokal.

Rombongan MGMP Sejarah Lampung Timur yang dipimpin oleh Ketua MGMP, Adi Setiawan dan Setio Widodo, diterima langsung oleh Wakil Dekan I Fakultas Adab UIN Raden Intan Lampung. Diskusi berlangsung hangat dan produktif, menyoroti pentingnya peran aktif guru sebagai garda terdepan dalam mendokumentasikan dan mentransformasikan narasi sejarah lokal kepada generasi muda.

Dalam sambutannya, Setio Widodo menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerja sama antara MGMP Sejarah Lampung Timur dan UIN Raden Intan Lampung dalam menarasikan kembali sejarah lokal yang hilang. Selain itu, ia juga bercerita tentang beberapa narasi sejarah lokal yang sudah berhasil dihimpun oleh MGMP Sejarah Lampung Timur menjadi sebuah buku.

Hal yang senada juga dikatakan Ketua MGMP Sejarah Lampung Timur, Adi Setiawan. Ia menyampaikan bahwa buku hasil karya guru di Lampung Timur telah menjadi koleksi di KITLV dan bahkan ada yang sampai di Amerika. Ia menegaskan komitmennya untuk meneliti, mengumpulkan, serta mengajarkan narasi lokal, terutama sejarah Lampung, kepada murid.

“Kami memiliki semangat besar untuk mengangkat sejarah lokal Lampung, terutama Lampung Timur. Jadi, harapan kami MGMP Sejarah dapat bekerja sama dengan UIN Raden Intan dalam kaitannya dengan sejarah lokal Lampung,” ujar guru SMA N 1 Sekampung itu.

Sementara itu, Abd. Rahman Hamid menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki kewajiban untuk melaksanakan tridarma, termasuk pengabdian kepada masyarakat melalui kemitraan dengan lembaga pendidikan.

“Kolaborasi ini tidak hanya akan memperkaya khazanah sejarah lokal, khususnya Lampung Timur. Nanti kita bisa bekerja sama dalam kegiatan pengembangan sejarah lokal. Kami juga membutuhkan laboratorium lapangan bagi mahasiswa dan dosen. Kami siap membantu workshop penulisan sejarah lokal hingga kegiatan pengabdian masyarakat bersama para guru,” jelas Wakil Dekan I Fakultas Adab UIN Raden Intan.

Wakil Dekan III Fakultas Adab UIN Raden Intan, Baharudin, yang hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan dukungannya. Ia mengaku antusias dengan adanya kolaborasi ini serta menyampaikan pentingnya narasi sejarah lokal dalam pembelajaran bagi peserta didik.

“Penting sekali narasi sejarah lokal ini yang terkadang dalam pembelajaran sejarah jarang sekali dibahas. Saya menyambut baik kolaborasi ini agar nanti pembelajaran sejarah lokal Lampung bisa diajarkan kepada peserta didik,” tuturnya.

Dalam kunjungan itu turut hadir guru SMAN 1 Bandar Sribhawono, Ade Prabowo; guru SMA PGRI Pekalongan, Utara Setia Nugraha; dan dosen Sejarah Peradaban Islam, Agus Mahfudin Setiawan.

Sebelum melakukan kunjungan ke UIN Raden Intan Lampung, rombongan MGMP Sejarah Lampung Timur lebih dahulu mengunjungi Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Lampung dan menemui Kepala Bidang Kebudayaan Provinsi Lampung, Heni Astuti.

Kegiatan diakhiri dengan pertukaran buku karya dosen UIN Raden Intan Lampung dengan buku karya MGMP Sejarah Lampung Timur. Harapannya, dengan adanya kolaborasi ini dapat berdampak bagi perkembangan sejarah di Lampung.

Utara Nugraha

Kolom Komentar

Previous Post Next Post