Tips Memilih Perguruan Tinggi Agar Tak Berujung Penyesalan



Bagi adik-adik pelajar yang tahun ini memiliki rencana melanjutkan pendidikan kejenjang perguruan tinggi dan masih bingung menentukan jurusan, jangan khawatir. Berikut ada tips-tips dalam memilih perguruan tinggi agar tak berujung penyeselan dan kuliah berhenti di tengah perjalanan.
Tipsnya sederhana, apalagi kita mau berusaha sedikit saja mencari tahu atau bertanya kepada orang yang telah berpengalaman dalam memilih perguruan tinggi agar informasi yang diperoleh benar-benar akurat.

Dari pengalaman yang penulis alami, hal pertama yang harus kita temukan adalah minat dalam diri kita sendiri. Temukan bidang keilmuan yang ingin kita geluti dan dimaksudkan untuk menunjang karir kita kedepannya nanti.

Namun itu saja tentu tidak cukup, ada hal-hal lain yang juga harus diperhitungkan saat akan memilih perguruan tinggi agar adik-adik tidak menyesal dikemudian hari karena salah mengambil kuliah dan jurusan. Berikut beberapa tips yang mudah-mudahan bisa memberikan sedikit solusi.
1.  Hal utama yang harus diperhatikan adalah harus menjadi diri sendiri serta dapat menemukan jurusan sesuai dengan bidang keilmuan yang disukai. Kalau kita belum tahu mau jadi apa nantinya, pilih lah jurusan dari bidang yang paling kita sukai. Sebab, mempelajari hal yang disukai akan menyenangkan.


Dunia perkuliahan penuh dengan drama, ada senang karena memiliki teman baru dari berbagai daerah dan ketemu dosen yang cekep dan cantik. Tetapi dibalik itu ada rintangan yang harus kita lalui. Mulai dari menyelesaikan segudang tugas perkuliahan, tugas akhir atau skripsi dan banyak hal lain yang tidak terduga.


Karena menyukai bidang yang kita pilih, kita gak akan menyerah apalagi menyesal di tengah jalan. Pastikan bidang tersebut benar-benar kita minati bukan sekedar tertarik karena ingin terlihat keren. Langkah pertama ini terbukti ampuh, sebab penulis alami sendiri. He..hee..


2.  Perhatikan status akreditasi program studi (prodi) dan perguruan tinggi yang akan dipilih, supaya mendapatkan lembaga berkualitas dan tidak akan menemui masalah saat sertifikat atau ijazah digunakan untuk melamar pekerjaan di masa mendatang.

3.  Perhitungkan biaya hidup jika memilih perguruan tinggi di luar daerah. Seperti tempat kost, biaya makan, dan harga-harga berbagai keperluan lainnya.
     Mengapa faktor ini menjadi penting, karena hal ini menjadi salah satu pertimbangan yang tidak bisa diabaikan. Dengan melihat kembali kondisi ekonomi, kita bisa memutuskan memilih perguruan tinggi dan jurusannya. Misal, jika kemampuan ekonomi kita tidak cukup kuat solusinya bisa dengan kuliah dikampus yang paling dekat dengan rumah, atau memilih jurusan yang waktu tempuh studinya pendek (D II atau D III, misalkan) dengan waktu studi yang relatif singkat tentunya anda akan lebih cepat mencari peluang kerja.

4.  Pilih jurusan yang sesuai dengan kemampuan

Misalnya diantara kalian pintar di bidang Mipa atau Eksak, kalian nggak perlu mengambil jurusan seni atau sastra. Sebab, Jurusan kuliah yang keren itu adalah jurusan yang bisa membuat kita berprestasi dan mengembangkan diri di dalamnnya. Bukan cuma jadi mahasiswa yang ikut-ikutan tren.
 Hal ini penting, bahkan seorang guru besar FKIP Universitas Lampung dalam bukunya 65 Tahun Sudjarwo Among Roso menyarankan, sebelum memilih jurusan di perguruan tinggi ada baiknya kembali mengingat rekam jejak prestasi akademik kita. Lihatlah keunggulan dan kekurangan pelajaran selama tiga tahun di SMA atau SMK. Dengan dasar itu kita akan menemukan jurusan yang sesuai dengan kemampuan atau bakat yang kita miliki.
5.  Pilih yang berpotensi banyak peluang kerjanya

Ketika selesai kuliah nanti, kita akan dihadapkan dengan sulitnya mencari kerja. Bukan cuma dunia kerja yang sulit, tapi untuk masuk dunia kerja pun sulit. Zaman sekarang mencari pekerjaan relatif sulit. Kalau kamu belum tahu mau jadi apa dan tidak ada bidang yang benar-benar kamu sukai, gak ada salahnya memilih jurusan yang peluang kerjanya paling banyak. Toh selesai kuliah, kamu juga akan cari kerja kan?

6.  Pilih jurusan yang dibutuhkan dimana-mana atau bisa masuk banyak bidang

Selain mencari jurusan yang peluang kerjanya banyak, kalau kamu belum tahu mau apa, mencari jurusan yang fleksibel untuk kerja dimana saja juga bukan ide yang buruk. Jurusan Teknik informatika atau akuntansi yang selalu dibutuhkan perusahaan apapun latarbelakang perusahaannya bisa jadi pilihan yang baik. Tapi ingat, pertimbangkan kemampuan dan minat kamu dulu ya.

7.  Minta pendapat dari orang terdekat

Orang tua, saudara, sahabat atau guru. Kalau memang benar-benar nggak tahu mau jadi apa dan nggak tahu mau pilih jurusan apa, konsultasilah dengan orang terdekat. Mungkin kita tidak bisa melihat bakat dan passion yang dimiliki, dan biasanya orang terdekat kita yang tahu bakat dan passion itu. Berkonsultasilah dengan orang tua dan saudara, gak ada salahnya berkonsultasi dengan guru atau orang-orang yang lebih mengerti.

8.  Dan tak kalah penting, lihat para alumni atau lulusan kampus yang akan kita pilih. Jika para lulusannya sukses dan banyak terserap oleh dunia kerja, berarti bisa dikatakan kampus tersebut memang memiliki kwalitas baik sehingga para lulusannya dipercaya oleh perusahaan, bank, lembaga pendidikan (apabila ngambil jurusan keguruan dan ilmu pendidikan), dan lain-lain.

Itulah sedikit informasi yang bisa penulis share, yang bersumber dari sebagian pengalaman penulis saat memilih perguruan tinggi di provinsi Lampung tahun 2014 silam. Referensi lainnya diambil dari beberapa sumber yang berhasil penulis himpun. Mudah-mudahan tulisan ini bisa membantu adik-adik semua dalam memilih perguruan tinggi agar tak berujung penyesalan dan kuliah berhenti di tengah jalan.


Kolom Komentar

Previous Post Next Post