Yudisium FKIP UM Metro, Lulusan Diharapkan Jadi Solusi Di Tengah Problematika Masyarakat

Advertisement

Yudisium FKIP UM Metro, Lulusan Diharapkan Jadi Solusi Di Tengah Problematika Masyarakat

Beranda Desa
Monday, 16 March 2020

Berandadesa.com. Kota Metro - Sebanyak 83 (Delapan Puluh Tiga) mahasiswa dari tujuh program studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Metro menjalani Yudisium Tahap I Tahun Akademik 2019/2020. Acara bertempat di Aula Gd. Humas dan Internasional, Kampus setempat, Senin (16/03/2020).


Dalam kesempatan itu, ada beberapa narasumber yang memberikan arahan dan pandangan kepada puluhan mahasiswa yang notabenenya telah resmi menyandang predikat sarjana, sekaligus menjadi alumni UM Metro.

Seperti Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd., Rektor UM Metro, menghimbau agar lulusan FKIP UM Metro selalu mentautkan dirinya dengan almamater. Alumni, kata Drs. Jazim harus menampilkan pesan positif ke tengah masyarakat.

"Sebagai alumni adik-adik memiliki tanggung jawab untuk membesarkan almamaternya, sampaikan salam saya kepada keluarga dan masyarakat di daerah masing-masing bahwa UM Metro saat ini telah menjadi perguruan tinggi yang diperhitungkan di kancah nasional," ungkapnya.

Masih kata Drs. Jazim "Menurut perankingan dunia webomatrics, di wilayah Sumatra Bagian Selatan UM Metro merupakan kampus swasta terbaik, di Lampung juga menjadi kampus swasta terbaik pertama dan untuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah yang semuanya berjumlam 167 UM Metro berada di urutan ke empat." 

Belum lagi, kata Rektor UM Metro itu, baru-baru ini Sitasi dua program studi (Prodi Pendidikan Sejarah dan Bimbingan dan Konseling) UM Metro berada pada peringkat enam secara nasional. Hal itu menurutnya menambah deretan panjang prestasi UM Metro.

Dekan FKIP UM Metro Drs. Partono, M.Pd., juga menyarankan supaya lulusannya mampu menjadi solusi bagi permasalahan yang ada di lingkungannya masing-masing. 

Apalagi, kata Drs. Partono, peserta yudisium itu telah lama menimba ilmu di UM Metro dan setidaknya telah mengantongi bekal kompetensi atau keahlian yang bisa digunakan untuk menghadapi tantangan zaman.

"Di mana pun anda berada jadilah solusi bagi lingkungan anda, jangan menjadi beban, jadilah pribadi yang berperan dalam mengurangi permasalahan-permasalahan yang timbul di tengah masyarakat," himbaunya