Jabung, Berandadesa.com - Dalam sebuah kisah perjalanan seorang Syachri Ramadhan, kepala dinas perpustakaan dan arsip daerah kota Metro,Way Guruh adalah sebuah tempat yang terletak di desa Negara Batin, Kecamatan Jabung,Kabupaten Lampung Timur - Lampung.
Foto: Objek Wisata Way Guruh, Jabung, Lampung Timur / dok. Oki Hajiansyah Wahab
Selain nama tempat, Way Guruh sendiri adalah sebuah aliran air, "Way" dalam bahasa daerah Lampung atau bisa juga disebut Sungai yang kini tengah digarap menjadi destinasi wisata lokal oleh "Ikham Jabung Sai" suatu organisasi yang menghimpun kalangan pemuda setempat.
"Para pemuda Jabung melalui organisasi "Ikham Jabung Sai" mempelopori dan menginisiasi untuk bersama-sama menjadikan way guruh sebagai salah satu tempat wisata lokal bagi daerahnya. Dengan dukungan pemilik lahan, para tokoh dan tua-tua setempat dan niat serta semangat membuat perubahan mereka bergotongroyong melakukan berbagai kegiatan di way guruh, mulai dari membersihkan, membuka jalan masuk, menata beberapa titik di lokasi yang bisa membuat way guruh menjadi semakin menarik bagi para pengunjung dan juga mulai mempromosikannya," ungkap Syachri Ramadhan beberapa waktu lalu kepada Beranda Desa.
Bersamaan dengan beredarnya pemberitaan di berbagai media lokal, nama Way Guruh kini tengah menjadi pusat perhatian para penggerak pemberdayaan masyarakat di Lampung. Dharma Setyawan, seorang penggerak Pasar Yosomulyo Pelangi " Payungi" dari Kota Metro bersama koleganya Oki Hajiansyah Wahab serta beberapa rekanan mencoba menyaksikan Way Guruh dari dekat.
"Sore jam 18.00 kami berangkat dari kota Metro menuju Jabung Lampung Timur. Sebelumnya ditelpon Kadis Perpus Syachri Ramadhan untuk melihat semangat anak-anak muda di kampung kakeknya bergerak di wisata mata air Way Guruh. Rombongan dua mobil ada para senior Bang Rahmatul Ummah Prof Oki Hajiansyah Wahab Bung Rinaldi Muhammad Misaf Khan Bagas Satrio Pak Supri Mas Yudi tim perpus dan disusul rombongan akhir Haji M Hasan Basri Yd," seperti tulis Dharma di halaman facebooknya.
"Jabung terkenal dengan predikat buruk, bahkan malam itu rombongan kami was-was karena nyasar ke daerah melinting wana. Tapi kata mahasiswa saya Ikbal Syahbana Jabung aman kalau sudah masuk di dalamnya. Benar kami disambut dengan baik oleh para tetua dan pemuda yang peduli dengan wisata, budaya dan ekonomi di Jabung. Obrolan kami sampai jam 01.30 malam, dilanjut rombongan jamaah Lengiyah menuju lokasi malam itu juga begadang sampai pagi. Kalau saya dan Pak Kadis memilih tidur di rumah pangung dan ke lokasi pagi jam 06.00," imbuhnya.
Terpisah, Iksanudin pemilik Aura Publishing, sebuah penerbit buku di Bandar Lampung mengaku tergerak untuk mendukung wisata Way Guruh, Lampung Timur. Kepada Beranda Desa ia mengaku telah memberikan 130 eksemplar buku untuk penguatan dan pengembangan literasi di objek wisata Way Guruh.
"Saya kira bagus jika sekalian berkunjung ke Way Guruh juga disediakan pojok baca yang bisa dinikmati oleh para pengunjung,"ujar pria asal Lampung Timur tersebut, Sabtu (24/7/2020).
Iksan mengaku ide pojok baca didengarnya dari beberapa rekannya yang telah lebih dahulu berkunjung kesana.
"Ada Pa Syachri, pa Supri yang juga kolega kami di Dinas Perpustakaan yang aktif mengkampanyekan literasi dan inklusi sosial,"jelasnya.
Dalam kesempatan berbeda, Syachri mengapresiasi dukungan Aura Publishing yang telah sudi mendukung pengembangan wisata Way Guruh melalui literasi.
"Melalui pengembangan literasi berbasis inklusi sosial harapannya akan tumbuh generasi baru di Jabung yang akan membawa kemajuan bagi kampungnya,"jelas Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Metro tersebut.
Syachri juga berharap akan semakin banyak lagi dukungan bagi para pemuda Jabung yang berusaha mengubah stigma kampungnya tersebut.
Iksan berharap melalui literasi maka sumber daya manusia yang ada akan meningkat sehingga perlahan stigma kampung begal akan berubah.
"Kita dukung upaya Jabung Bangkit mengubah stigma yang ada menjadi desa yang berdaya saing tinggi" pungkas pemilik Maha Rindu Kopi tersebut.
Berkat dorongan para penggerak pemberdayaan masyarakat, Pemuda Jabung yang tergabung dalam Ikatan Jabung Sai berinisiatif menggalang dana untuk mengembangkan wisata desa Way Guruh di jabung, Lampung Timur melalui penjualan t-shirt.
Zainal, penggiat IJS mengatakan penggalangan dana melalui t-shirt ini sendiri dimaksudkan untuk melengkapi berbagai fasilitas di wisata desa tersebut.
“Wisata Way Guruh yang dikelola sacara swadaya ini terus berkembang dan ditandai dengan meningkatnya kunjungan baik dari warga sekitar desa maupun dari luar Jabung sendiri,” jelas pemuda yang dikenal aktif dalam mengubah citra tentang Jabung tersebut.
Melalui t-shirt Way Guruh Zainal berharap wisata di desanya akan semakin dikenal oleh masyarakat luas serta mampu membenahi berbagai fasilitas yang ada.
“T-shirt ini sendiri bisa didapatkan dengan harga Rp.100.000,bagi pemesanan diluar Kota metro dan Jabung ditambah ongkos kirim,” pungkas Zainal.
Penulis: Barnas Rasmana
