METRO, BERANDADESA.COM - HIMAS lakukan workshop jurnalistik dasar bertajuk how to become a good journalist in digital era dengan tujuan peningkatan kemapuan kader HIMAS dalam menghadapi era digital dengan pemateri Barnas Resmana dan Bungsudi, Sabtu, (09/01/2021) di laboratorium kampus setempat.
"untuk menjadi sarjana yang terampil,
tidak
ada salahnya kita belajar jurnalistik, bukan semata-mata agar menjadi wartawan,
tetapi ide, gagasan dan pemikiran kita perlu kita
tuangkan dalam tulisan dan bahasa jurnalistik yang biasanya lebih populer dan
tidak membosankan,"
kata Kuswono kepala program studi sejarah dalam sambutanya di acara workshop jurnalistik tersebut.
Mengingat pentingnya kemampuan jurnalistik tersebut Kuswono menambahkan "Indonesia merdeka juga tidak
lepas dari tulisan," imbuhnya.
Acara tersebut dilakasanakan dengan tetap mematuhi
protokol covid 19, dimana para peserta tetap menjaga jarak, mencuci tangan
dengan handsanitaizer dan mengenakan masker.
Peserta yang terlibat diantaranya mahasiswa sejarah angkatan 2020 sebanyak 12 orang, 2019 sebanyak 9 orang dan 2017 sebanyak 3 orang.
“Walaupun
terkesan internal akan tetapi ini semua sesuai dengan visi HIMAS yaitu
menciptakan generasi baru yang berkualitas, dan mampu bersaing di tingkat
univeritas, nasional bahkan dunia hal itu sejalan dengan tujuan HIMAS,” ungkap Felix
ketua pelaksana Workshoop.
Felix juga berharap, dengan acara tersebut seluruh
Mahasiswa di HIMAS mendapatkan kemapuan jurnalistik dan dapat menjadi penulis
yang baik karena dalam menulis itu harus menggunakan hati maka dari itu menulis
adalah hal yang sangat urgen karena di era digital sekarang kita harus
memaksimalkan media yang ada.
Utara Setia N (Mahasiswa Pendidikan Sejarah UM Metro)
