Berada Desa - Sobat Beranda Desa pasti tahu kan kalau Gudeg itu makanan khas Jawa, khususnya Kota Yogyakarta yang sudah ada sejak lama.
![]() |
| Foto: Penjual Gudeg Jogja Bu Sundari dijumpai di Gelaran Pasar Yosomulyo Pelangi, Metro Pusat, Kota Metro - Lampung, Minggu (06/06/2021) |
Konon, Gudeg pertama kali dibuat oleh para Prajurit Kerajaan Mataram yang sedang membabat alas (Hutan). Kala itu, di sekitar alas yang akan didirikan sebuah kerajaan banyak sekali tumbuh pohon Nangka dan pohon Kelapa yang memang sebagai bahan dasar membuat Gudeg.
Seperti yang diungkapkan Murdijati Gardjito, seorang profesor di Pusat Kajian Makanan Tradisional (PKMT), Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM yang juga seorang penulis buku berjudul Gudeg Yogyakarta, bahwa gudeg pertama kali dibuat oleh prajurit kerajaan karena mendapati buah nangka muda, melinjo dan kelapa berlimpah.
“Saat pembangunan kerajaan Mataram di alas Mentaok, banyak pohon ditebang. Di antaranya ada pohon nangka, melinjo dan kelapa. Karena buah dari pohon ini melimpah, prajurit membuatnya sebagai masakan kemudian terciptalah gudeg,” ungkap Murdijati.
Sampai sekarang, masakan tradisional yang satu ini tetap exis dan tersebar hampir ke seluruh daerah yang ada di Indonesia. Bahkan belakangan para duta besar Indonesia di berbagai negara sahabat menjadikan Gudeg sebagai hidangan atau jamuan ketika mengadakan diplomasi.
Tantowi Yahya misalnya, pada tahun 2017 silam, ketika menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru ia mengundang para perwakilan negara-negara Pasific seperti Samoa, Fiji, Cook Island, Timor Leste, Papua New Guinea ke Wisma Duta Wellington di Salendia Baru.
Dalam kesempatan itu, Tantowi menyajikan berbagai makanan khas Indonesia seperti Gado-Gado, Soto Bandung dengan Gudeg Jogja sebagai hidangan utama dan dilengkapi dengan hidangan penutup Kolak Pisang, Ubi, Nangka dan Getuk Lindri.
Berbeda dengan Tantowi Yahya, di daerah Lampung tempat Beranda Desa berdomisili banyak sekali masyarakat suku Jawa yang mengolah Nangka menjadi Gudeg. Oleh beberapa dari mereka bahkan dijadikan sebagai kesempatan untuk membuka usaha warung makan yang menu utamanya Gudeg. Masakan Gudeg yang mereka jual juga namanya masih dilekatkan dengan asal daerah Gudeg itu berada, yaitu "Gudeg Jogja".
Seperti Gudeg yang Beranda Desa dapati ini. Gudeg ini bernama Gudeg Jogja Bu Sundari yang bisa kita jumpai di Gelaran Pasar Yosomulyo Pelangi @payungi_, Metro Pusat, Kota Metro - Lampung.
______________________________
Kunjungi media sosial kami ya, Instagram : @berandadesa.lampung
Fanspage: https://web.facebook.com/Berandadesa114
_____________________________
