Lampung Masuk Penghasil Jagung Tertinggi di Indonesia, Apakah mulai "Berjaya"


TAHUN Panen Januari hingga Desember 2020 Provinsi Lampung menempati posisi ke 3 (Tiga) sebagai provinsi terbesar penghasil Jagung di Indonesia dengan hasil panen jagung 2,83 juta ton dari luas panen 474,9 ribu hektar. Semakin menguatkan bukti sejarah bahwa sektor pertanian bagian dari identitas masyarakat di Provinsi Lampung.

Belum jelas sejak kapan pertanian Jagung pertama kali dilakukan di Lampung, namun komoditas lain seperti Padi sudah ada sebelum atau gencar ditanam bersamaan dengan adanya perpindahan penduduk dari Jawa ke Lampung pada masa kolonisasi Hindia Belanda.

Memang untuk penghasil Jagung tertinggi pertama di Indonesia pada masa panen Januari-Desember 2020 ditempati oleh provinsi Jawa Timur dengan hasil panen 5,37 juta ton Jagung dari luas panen 1,5 juta hektar disusul Jawa Tengah di posisi kedua dengan hasil panen 3,18 juta ton dari luas 614,3 ribu hektar.

Jika kita mempertanyakan apakah dengan berada di posisi ke 3 sebagai produsen Jagung terbanyak di Indonesia, sektor pertanian khususnya tanaman Jagung Lampung sudah bisa dikatagorikan "Berjaya" seperti janji kerja Gubernur Arinal-Nunik? baiknya kita kembali menengok ke belakang, sejauh mana keterkaitannya.

Sektor pertanian memang masuk dalam "Janji Kerja Arinal-Nunik" pasca dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung pada 12 Juni 2019 lalu. Mungkin sampai sekarang kita masih terngiang-ngiang oleh jargon "Petani Sejahtera Lampung Berjaya" atau "Rakyat Lampung Berjaya" yang dilekatkan pada pasangan gubernur Lampung terpilih Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim.

Tentu kita berpikir ulang apa tolak ukur Lampung Berjaya? misal, apakah dengan posisi ke 3 nasional provinsi tertinggi yang memproduksi Jagung bisa dikatakan komoditas Jagung di Lampung sudah berjaya? atau Lampung masih harus meningkatkan produksi tanaman Jagungnya supaya menempati posisi tertinggi melampaui Jawa Timur dan Jawa Tengah, baru bisa dikatakan berjaya? masing-masing mungkin memiliki opini berbeda.

Namun bila melihat data statistik tanaman Jagung di Lampung memang ada peningkatan yang lumayan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2017 produksi Jagung di Lampung mencapai 2,51 juta ton dari luas panen 482,6 ribu hektar.

Artinya dengan hasil panen jagung 2,83 juta ton dari luas panen 474,9 ribu hektar pada musim panen 2020 produksi Jagung di Lampung mengalami peningkatan. Kabupaten terbanyak yang menyumbang produksi Jagung di Lampung sementara ini adalah Kabupaten Lampung Timur, Lampung Selatan dan Lampung Tengah.

Beberapa poin yang menjadi perhatian dari Janji Kerja Arinal-Nunik khususnya pada sektor pertanian adalah soal meningkatkan daya saing Kopi, Kakao, Jagung, Singkong dan komoditas lainnya melalui penerapan teknologi produksi dan beberapa program kerja seperti Kartu Petani Berjaya, Beasiswa bagi mahasiswa pertanian yang berprestasi, Beasiswa bagi anak petani yang berprestasi.

Kolom Komentar

Previous Post Next Post