
BERANDADESA.COM – Lima orang Pegiat sejarah asal Lampung melakukan kegiatan Hunting History ke Bumi Sriwijaya, Sumatra Selatan. Menggunakan transportasi Kereta Api, kelimanya berangkat dari Stasiun Tegineneng, Natar, Lampung Selatan, Sabtu (24/06/2023) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kegiatan Hunting History diperkirakan akan dilakukan selama tiga hari sejak 24 hingga 26 Juni 2023. Lima orang Pegiat sejarah asal Lampung ialah Kian Amboro, Aditya Nurrohman, Shofiyurrahman, Febri Angga dan Tomy Kesuma.
Beberapa Objek Sejarah di Sumatra Selatan yang menjadi tujuan utama 5 Orang Pegiat Sejarah Asal Lampung diantaranya Museum Goa Harimau, Padang Bindu, Ogan Komering Ulu, Situs Goa Harimau, Padang Bindu, Ogan Komering Ulu dan Goa Putri, Padang Bindu, Ogan Komering Ulu.
Selain ketiga objek bersejarah di Sumatra Selatan tersebut, kegiatan Hunting History juga akan singgah di tempat-tempat bersejarah lainnya yang ada di Sumatra Selatan, seperti Stasiun Kereta Api Baturaja, Pusat kota kolonial di Baturaja yang diperkirakan sudah ada sejak 1913 yang berlokasi di meander Sungai Komering.
Salah seorang Pegiat Sejarah asal Lampung Kian Amboro mengungkapkan bahwa Baturaja dahulu merupakan kota sungai seperti Palembang, Menggala, Sukadana, tahun 1909 bahkan sudah berdiri Wilhelmina School sebagai sekolah khusus putri.
Dari pencarian data yang dilakukan, Kian Amboro menilai Kota Baturaja pada tahun 1913 telah menjadi pusat kedudukan pemerintah kolonial yang penting di keresidenan Palembang.
"Pusat kota kolonial berlokasi di meander Sungai Komering, benar-benar Venesia di Timur, seperti Palembang yang dikelilingi sungai-sungai sebagai moda transportasi utama jalur penghubung,” ungkap Kian kepada Berandadesa.com.
Namun Kian menduga pusat aktivitas di Kota Baturaja sekarang bergeser ke Baturaja Timur di sisi Timur Sungai Komering.
Barnas Rasmana founder Berandadesa.com yang merupakan media partner dari tim Pegiat Sejarah asal Lampung tersebut berharap kegiatan Hunting History goes to South Sumatra berjalan lancar dan informasi objek sejarah yang dituju dapat digali lebih dalam sehingga memperkaya narasi sejarah Sumatra Selatan khususnya di OKU.
Aditya Nurrohman Ketua Himas UM Metro yang juga Kaur Hunting History Berandadesa.com yang turut dalam kegiatan tersebut menjelaskan rincian perjalanan mereka, sebagai berikut:

Sabtu, 24 Juni 2023
Pukul 8.00 WIB, kumpul di Stasiun Tegineneng, check in tiket kereta, boarding, kelengkapan yang diperlukan.
Pukul 14.30 WIB, tiba di Stasiun Baturaja, lanjut ke penginapan via ojek online/walking city, lanjut istirahat.
Pukul 19.00 WIB, makan malam dan briefing persiapan agenda hunting hari Minggu (transportasi, pemberangkatan, konfirmasi pemandu, dll.)
Pukul 19.00 WIB, makan malam dan briefing persiapan agenda hunting hari Minggu (transportasi, pemberangkatan, konfirmasi pemandu, dll.)
Minggu, 25 Juni 2023
Pukul 07.00 WIB, sarapan di luar penginapan. Pukul 08.00 WIB, berangkat menuju lokasi hunting di Padang Bindu. Pukul 09.30 WIB, tiba lokasi hunting I Museum Si Pahit Lidah (Museum Goa Harimau), estimasi waktu di lokasi 60 menit
Pukul 07.00 WIB, sarapan di luar penginapan. Pukul 08.00 WIB, berangkat menuju lokasi hunting di Padang Bindu. Pukul 09.30 WIB, tiba lokasi hunting I Museum Si Pahit Lidah (Museum Goa Harimau), estimasi waktu di lokasi 60 menit
Pukul 10.30 WIB, ke lokasi hunting II Goa Putri, estimasi waktu 90 menit. Pukul 12.00 WIB, istirahat, sholat, makan siang, estimasi waktu 60 menit. Pukul 13.00 WIB, ke lokasi hunting III Goa Harimau, estimasi waktu 180 menit.
Pukul 16.00 WIB, kembali ke penginapan. Pukul 17.00 WIB, tiba di penginapan, istirahat, mandi, sholat. Pukul 19.00 WIB, makan malam di sekitar penginapan.
Senin, 26 Juni 2023
Senin, 26 Juni 2023
Pukul 07.00 WIB, sarapan di luar penginapan. Pukul 10.30 WIB, check out penginapan. Pukul 11.00 WIB, check in tiket kereta di Stasiun Baturaja, boarding, kelengkapan yang diperlukan.
Pukul 16.24 WIB, tiba di stasiun Tegineneng, Lampung.
Murtiarina
(Berandadesa.com – Sejarah)
Pukul 16.24 WIB, tiba di stasiun Tegineneng, Lampung.
Murtiarina
(Berandadesa.com – Sejarah)
Baca artikel lainnya di Google News