Dengan penuh semangat kebersamaan dan nuansa kehangatan Idulfitri, Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Lampung Timur sukses menyelenggarakan kegiatan Capacity Building yang dirangkaikan dengan Halal bi Halal selama dua hari, pada 12-13 April 2025 atau bertepatan dengan 13-14 Syawal 1446 Hijriah. Bertempat di kompleks pendidikan SMP-SMA Muhammadiyah Way Jepara, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan kapasitas personal dan organisasi kader IPM di Lampung Timur.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme
ini diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh berbagai elemen penting
di lingkungan Muhammadiyah Lampung Timur. Fadhilah Nur Khasanah Ketua Pelaksana
kegiatan ini menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum silaturahmi,
tetapi juga ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas kader IPM agar ke depan
semakin siap menghadapi tantangan organisasi dengan semangat berkemajuan. Ia
berharap kegiatan ini mampu melahirkan kader yang tidak hanya solid dalam
persaudaraan, tetapi juga kokoh dalam kapasitas keilmuan dan profesionalitas
kerja organisasi.
Ketua PD IPM Lampung Timur, Hadriman Jaya Putra juga
menegaskan pentingnya Capacity Building sebagai sarana untuk meningkatkan
kualitas sumber daya manusia di tubuh IPM. Ia menekankan bahwa dalam era yang
serba cepat ini, kader IPM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman
tanpa meninggalkan akar nilai-nilai Islam yang menjadi fondasi gerakan. Beliau
juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan IPM sebagai wadah pembelajaran
yang mencetak pribadi yang berintegritas, kreatif, serta memiliki sensitivitas
sosial yang tinggi di tengah masyarakat.
Hadir juga Ketua PW IPM Lampung Bidang Kajian Dakwah
Islam Noval Sahnitri yang menyoroti pentingnya peran kader IPM dalam merawat
dakwah Islam di kalangan pelajar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa IPM
bukan hanya organisasi pelajar yang berfokus pada kegiatan formalitas, tetapi
juga sebagai media dakwah yang harus senantiasa bergerak, hidup, dan menebarkan
nilai-nilai Islam dalam setiap aktivitasnya. Ia berharap para kader dapat
menjadi generasi penerus yang tak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga
memiliki kepekaan sosial dan jiwa dakwah yang kuat.
Tak ketinggalan, Sukarman Pleno Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Timur turut memberikan sambutan yang sarat akan pesan kebersamaan dan penguatan gerakan kaderisasi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi PD IPM Lampung Timur dalam membangun kader-kader muda yang siap melanjutkan estafet perjuangan persyarikatan Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa proses kaderisasi adalah nadi utama bagi keberlangsungan Muhammadiyah dan IPM adalah salah satu pilar yang memiliki peran penting dalam mencetak generasi Islam yang unggul dan berakhlak.
Setelah sesi pembukaan yang khidmat, kegiatan dilanjutkan dengan Sharing Session yang menghadirkan dua narasumber alumni IPM yang telah malang melintang di dunia organisasi, yakni Ahmad Saiful, mantan Ketua PD IPM Lampung Timur, serta M. Faris Hamdan, Ketua PD IPM Lampung Timur periode 2017-2019. Dalam sesi ini, kedua narasumber membagikan pengalaman dan perjalanan kepemimpinan mereka di IPM, mulai dari jatuh bangunnya mengelola organisasi, cara menghadapi tantangan zaman, hingga menegaskan bahwa IPM bukan hanya tempat belajar berorganisasi tetapi juga ruang mendewasakan diri dalam berbagai aspek kehidupan.
Setelah mendapatkan bekal inspirasi dari para alumni, kegiatan berlanjut pada inti agenda yakni Capacity Building yang dikemas dalam sesi materi penguatan keterampilan dan manajerial organisasi. Materi Keprotokoleran dibawakan oleh Wasiat Jarwo Asmoro, mantan Ketua KPU Lampung Timur periode 2019-2024, yang memaparkan tentang pentingnya profesionalitas dalam mengelola acara resmi serta etika protokoler yang harus dijunjung tinggi oleh setiap kader. Materi Kepemimpinan disampaikan oleh Hadriman Jaya Putra, Ketua PD IPM Lampung Timur, yang mengulas peran strategis pemimpin dalam menghadirkan perubahan positif di lingkungan pelajar maupun masyarakat luas.
Tak kalah penting, materi Kesekretariatan yang dibawakan oleh Siti Komsatun selaku Sekretaris Umum PD IPM Lampung Timur menekankan pentingnya tata kelola administrasi yang rapi, efektif, dan sistematis dalam menunjang kinerja organisasi. Sedangkan materi Administrasi Keuangan yang disampaikan oleh Umi Hamidah, Bendahara Umum PD IPM Lampung Timur, mengajak peserta memahami bagaimana pengelolaan keuangan organisasi harus berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip amanah yang menjadi nilai utama dalam gerakan Muhammadiyah.
Selama dua hari penuh, suasana kebersamaan, kehangatan, dan semangat belajar terpancar jelas dalam setiap sesi kegiatan. Tidak hanya menjadi ruang penguatan kapasitas kader, kegiatan ini juga menjadi momen Halal bi Halal yang mempererat ukhuwah Islamiyah di antara pengurus, alumni, ortom, dan para tokoh Muhammadiyah di Lampung Timur. Kebersamaan yang terjalin di kegiatan ini semakin mempertegas bahwa IPM bukan sekadar organisasi pelajar biasa, melainkan wadah pembentukan karakter, penguatan intelektual, dan ruang pengabdian bagi kader muda dalam menapaki jalan dakwah dan kemajuan umat.
Dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan Capacity
Building dan Halal bi Halal ini, PD IPM Lampung Timur berharap ke depan akan
lahir kader-kader yang tidak hanya cakap dalam berorganisasi tetapi juga
memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, berintegritas tinggi, dan berjiwa
sosial yang tajam. Kegiatan ini menjadi penegasan bahwa proses kaderisasi dalam
IPM adalah proses berkelanjutan yang akan terus mengalir, menyiapkan generasi
penerus yang siap memimpin di berbagai lini, membawa misi keislaman dan kemuhammadiyahan
dalam setiap langkah perjuangan.
Aditya NR.

