Khidmat dan Guyub, PRM Sumber Katon Gelar Sholat Idul Adha, Sembelih Puluhan Hewan Kurban dan Distribusi 559 Paket Kurban

 

Sumber Katon, Lampung Tengah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sumber Katon Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampug Tengah menggelar Sholat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban dalam suasana khusyuk, guyub, dan penuh semangat keikhlasan. Bertempat di Lapangan Dusun V, Desa Sumber Katon, kegiatan sholat iduladha diikuti oleh kurang lebih dari 600 jamaah, menunjukkan antusiasme warga dalam merayakan hari besar umat Islam ini, Jumat, 6 Juni 2025.

Sholat dimulai pukul 06.30 WIB, dengan Ustadz Arif sebagai imam dan Ustadz Rahmadi, Ketua PRM Sumber Katon, sebagai khatib. Seluruh warga tampak hadir dengan tertib, menyatu dalam barisan sholat yang rapi dan suasana yang penuh kekhidmatan.

Dalam khutbahnya, Ustadz Rahmadi menekankan pentingnya menjadikan kisah Nabi Ibrahim dan Ismail AS sebagai pedoman hidup.

“Ibrahim adalah sosok yang mencintai Allah di atas segalanya. Ia rela mengorbankan putra yang dicintainya karena perintah Allah. Dari sini kita belajar, bahwa iman dan cinta kepada Allah harus kita buktikan lewat pengorbanan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung Surat Al-Kautsar sebagai simbol limpahan nikmat dan pengingat kewajiban untuk bersyukur dengan beribadah dan berkurban.

“Apa pun yang kita korbankan di dunia ini, baik waktu, tenaga, maupun harta, tidak akan pernah sia-sia. Allah ganti dengan yang lebih baik, kalau bukan di dunia, pasti di akhirat,” lanjutnya.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan berlanjut dengan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini menjadi tonggak sejarah baru dalam pelaksanaan kurban di PRM Sumber Katon. Untuk pertama kalinya, jumlah kambing yang berhasil dihimpun mencapai 35 ekor, ditambah dengan 2 ekor sapi. Ini adalah jumlah terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan kurban di ranting ini. Total hewan kurban diolah menjadi 559 paket daging yang dibagikan secara merata kepada masyarakat.

Seluruh proses penyembelihan berlangsung di kompleks Masjid Nurul Ikhsan, Dusun V, yang menjadi pusat aktivitas keagamaan PRM Sumber Katon. Penyembelihan dilakukan dengan cepat, bersih, dan sesuai syariat.

Salah satu hal yang membedakan pelaksanaan kurban di PRM Sumber Katon dengan tempat lain adalah tidak adanya panitia resmi. Semua kegiatan dilaksanakan dengan sambatan, atau gotong royong warga, yang telah menjadi tradisi sejak lama. Warga Dusun V dan VI mayoritas merupakan keluarga Muhammadiyah bekerja bersama-sama, mulai dari menyembelih, mencacah, mengemas, hingga membagikan daging kurban.

Iswandi, Sekretaris PRM Sumber Katon, menyampaikan ini Iswandi, Sekretaris PRM Sumber Katon, menyatakan bahwa nilai kebersamaan dan kesukarelaan inilah yang menjadi ciri khas dan kekuatan komunitas Muhammadiyah di Sumber Katon.

“Kita sengaja tidak membentuk panitia resmi. Semua dikerjakan bersama-sama. Ada yang menyembelih, menguliti, memotong, membungkus, sampai membagikan semua warga ikut andil. Ini bentuk ibadah sosial kita,” ujarnya.

“Kami percaya, ketika ibadah dilakukan dengan penuh keikhlasan dan kebersamaan, hasilnya akan lebih berkah. Di sini, semua warga terlibat. Tak perlu panitia, cukup niat yang tulus dan semangat sambatan,” lanjut iswandi.

“Dan alhamdulillah, tahun ini kami mencetak rekor jumlah kambing terbanyak. Ini menandakan bahwa semangat berkurban warga terus tumbuh.” tutupnya

Keterlibatan generasi muda juga menjadi ciri khas kegiatan kurban di PRM Sumber Katon. Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) berperan aktif membantu dalam proses teknis dan distribusi. Endra Wibowo, perwakilan AMM, menyampaikan:

“Kami para pemuda Muhammadiyah ingin menjadi pelanjut tradisi baik ini. Melalui kegiatan ini, kami belajar pentingnya kerja sama, tanggung jawab, dan pengabdian sosial. Ini bukan sekadar kegiatan tahunan, tapi proses pendidikan karakter,” ungkapnya.

Kegiatan Idul Adha PRM Sumber Katon tahun ini mencerminkan kesatuan antara nilai ibadah dan sosial, antara ritual dan realitas. Melalui sholat yang khusyuk, khutbah yang membangkitkan semangat iman, dan kurban yang didasari keikhlasan dan gotong royong, PRM Sumber Katon kembali menunjukkan bahwa Islam Berkemajuan dapat diwujudkan dalam tindakan nyata di tingkat paling lokal.

PRM Sumber Katon terus berkomitmen menjadikan setiap momen keagamaan sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahim antarwarga, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat spiritualitas sosial Islam. Tradisi tanpa panitia bukan bentuk keengganan mengelola, tapi justru refleksi dari kepercayaan dan kesadaran kolektif warga Muhammadiyah di desa ini. Kegiatan Idul Adha tahun ini menjadi bukti bahwa dengan kekompakan dan niat tulus, sebuah komunitas dapat melaksanakan agenda besar secara efektif, efisien, dan penuh berkah.

Aditya Nurrohman

Kolom Komentar

Previous Post Next Post