Pelajar Hijau: Kader Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan di Lampung Barat.

Kegiatan sekolah kader lingkungan sukses di gelar. Dalam kesempatan kegiatan ini mengangkat tema Pelajar Hijau: Kader Lingkungan Untuk Masa Depan Berkelanjutan di Lampung Barat, dilaksanakan di Lampung Barat 24-25 Juni 2025. Tema ini merupakan pengejawantahan dari ikhtiar dan komitmen memberikan dampak lebih baik pada lingkungan. Dengan menghadirkan beberapa elemen masyarakat di Lampung Barat, dari Saka Wana Bakti Pramuka SMA Negeri 1 Lumbok Seminung, Pemuda Muhammadiyah Lampung Barat, Pemuda Sadar Wisata Pasar Tematik Danau Ranau, serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lampung Barat.

Sekolah kader lingkungan memiliki tujuan menjadi wadah kolaboratif antar pelajar, serta anak-anak muda Lampung Barat meningkatkan kesadaran ekologis dan melahirkan kader-kader muda yang memiliki komitmen terhadap pelestarian lingkungan, juga mampu menjadi motor perubahan di komunitasnya masing-masing.

Pada pelaksanaannya, Sekolah kader lingkungan dikemas berbagai agenda menarik, seperti focus group discussion, penanaman pohon alpukat siger, jelajah alam Lampung Barat, serta aktivitas bersih-bersih danau ranau. Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilakukan peluncuran peluncuran Yayasan Bumi Loka Indonesia. Bumi Loka adalah ruang dan wadah bagi anak muda untuk memberikan dampak yang lebih jauh.

Focus Group Discusion dalam kegiatan tersebut berjalan dengan sangat menarik, dengan menghadirkan narasumber yang fokus pada gerakan-gerakan lingkungan di masyarakat, Fery Triatmojo, S.AN., M.PA. akademisi Universitas Lampung sekaligus pemerhati kebijakan lingkungan, Antoniyus, S.IP., M.IP. ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM Lampung, serta Firdaus Armansyah, S.Pd. Ketua PW IPM Lampung sekaligus founder Yayasan Bumi Loka Indonesia.

Dalam materi yang disampaikan, Fery Triatmojo menyampaikan berbagai data akademis, dasar hukum, serta kajian-kajian strategis terkait lingkungan hidup, yang berdampak langsung bagi kelansungan hidup makhluk dimuka bumi. Fery memandang perlu adanya gerakan dari masyarakat untuk memberikan sudut pandangan penyeimbang kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Ia juga menekankan pentingnya memulai aksi-aksi nyata kepedulian lingkungan tersebut dari diri sendiri serta hal-hal kecil sehari-hari.

Ketua Majelis Lingkungan Hidup PWM Lampung Antoniyus, menyampaikan pandangan terkait langkah strategis yang bias dilakukan anak-anak muda, serta memperkuat komitmen untuk senantiasa menggelorakan kembali semangat peduli terhadap lingkungan, masyarakat harus terus melakukan pendidikan terkait lingkungan. Ia menyoroti berbagai kebijakan pemerintah yang kurang pro tehadap lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut Firdaus Armansyah menyampaikan tugas dan tanggung jawab manusia di muka bumi, dengan mengutif QS. Al Baqarah ayat 30, kemudian mengkorelasikan dengan berbagai kerusakan yang terjadi tidak lepas dari campur tangan manusia itu sendiri, beliau juga memaparkan terkait kondisi bumi saat ini, dengana berbagai pengalaman kegiatan pelatihan lingkungan dan advokasi lingkungan,

Dengan terselenggarakan kegiatan ini, besar harapan akan lahir kader-kader lingkungan di masyarakat, terkusus di Lampung Barat, apalagi melihat potensi sumber daya alam Lampung Barat perlu terus dirawat dan dilestarikan dengan baik.

Sekolah Kader lingkungan merupakan sebuah program insiatif kolaboratif Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lampung (PW IPM Lampung) bersama Jurusan Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP UNILA), Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung (MLH PWM Lampung) dan Yayasan Bumi Loka Indonsia.

Editor : Aditya N Rohman

Kolom Komentar

Previous Post Next Post