Kota Metro | Tersiarnya kabar rencana Rocky Gerung akan mengisi dialog kebangsaan bersama Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro berawal dari jejaring di media sosial. Bak arus yang tidak bisa dibendung, kalangan aktivis mahasiswa, akademisi dan masyarakat umumnya mau tidak mau harus menerima berita ini.
Pemicunya bersumber dari Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro. Ali Nurdin melalui akun medsosnya menyebarluaskan undangan terbuka kepada segenap aktivis, akademisi, Praktisi maupun masyarakat Kota Metro dan sekitarnya supaya bisa berpartisipasi dalam Dialog Kebangsaan Menjaga Nalar Kritis Untuk Indonesia Berkemajuan.
Hadir sebagai pembicara nantinya adalah pakar politik dan filsafat, Rocky Gerung yang memang tengah banyak digandrungi kalangan milenial tak terkecuali kaum emak-emak.
Semula, dialog kebangsaan akan digelar di Pontren At Tanwir Muhammadiyah Kota Metro pada Jum'at 29/3/2019, Pukul 08:00, ternyata harus diundur. Mengingat sang presiden akal sehat terjerat agenda lain di Universitas Indonesia.
Meski begitu, niat hati memang tak dapat dibendung. Sekira Pukul 13:30, lokasi khusus tamu undangan dari panitia mulai diserbu para pejuang akal sehat. Tidak mengenal gender dan usia, sepasang kakek-nenek meski tertatih nampaknya demikian tertarik pada sosok Rocky Gerung.
"Ini sangat luar biasa sehingga bisa menyeret kita semua masuk kedalam forum akal sehat," ucap Megasari, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Metro, disela-selanya mengajukan pertanyaan kepada Rocky Gerung perihal sosok pemimpin yang harus dipilih oleh rakyat.
Was-was, sudah satu jam dirasa warga menunggu, sang presiden akal sehat itu belum kunjung tiba. Perang batin seolah terjadi disetiap pejuang akal sehat yang telah menempati barisan kursi tersedia. Panitia nampaknya berhasil menangkap kegelisahan itu dan berusaha meyakinkan jama'ahnya.
"Kami mendesak tim Rocky Gerung supaya jangan mengecewakan, para milenial ini bahaya, kalau sudah dikecewakan biasanya akan mencari pilihan lain," kata Ustadz Sujino selaku direktur Pontren At Tanwir Muhammadiyah Kota Metro.
Terjawab, tidak berselang lama sosok yang dinanti pun tiba. Rocky Gerung sang presiden akal sehat itu datang tanpa pengawalan Paspampres layaknya presiden-presiden lain dijagad ini. Hanya diantar dengan satu mobil berwarna putih dan beberapa rekanan di belakang kursi duduknya.
Tanpa basa-basi dan sempat melarang moderator menyampaikan biodata dirinya karena menurut Rocky itu tidak penting. "tidak perlu, artis tidak perlu duduk dan biodata itu tidak perlu dibacakan karena menghabiskan waktu saja," ucapnya.
Seperti biasa, bukan Rocky Gerung rasanya kalau tidak mengkritik kebijakan pemerintah. Banyak hal yang ia soroti. Mulai dari kebijakan pemerintah yang akan menjerat pelaku hoax dengan Undang-undang Terorisme, kampanye salah satu calon presiden, dan lain-lain.
"Demokrasi itu seharusnya bercakap-cakap, dialog seperti ini, bukan melawan masyarakat. Lampung sudah kehabisan apel karena dibawa semua ke Semarang," tegasnya.
Banyak hal tentunya yang Rocky sampaikan dalam kegiatan blusukannya menularkan pemikiran kritis dan akal sehat untuk sebuah perubahan. Bila kita tuangkan hanya akan memperpanjang paragraf saja.
Diksi yang paling melekat dihati penggemarnya ialah "Lampung harus jadi pelampung dari kapal tenggelam, supaya kapal republik ini tetap berlayar. Nahkodanya boleh saja tenggelam, karena gak bisa narik kapal," ucapnya diikuti tepuk riyuh para penggemarnya.
Inti yang ia sampaikan pada Dialog Kebangsaan Menjaga Nalar Kritis Untuk Indonesia Berkemajuan, yang diselenggarakan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Metro ialah berupa himbauan supaya dialog kebangsaan ini disampaikan ke seluruh penjuru Lampung. Katakan dalam setiap kesempatan kita ingin berubah, Lampung harus jadi pelampung akal sehat.



Kebetulan deket, kemarin mampir ini rame banget
ReplyDeleteiya rame kak, metronya daerah mana kakak @Siapakamu
Delete