Usia mu, dua kali lipat usia ku kini.
Maaf..
Hingga kini rupanya aku masih terlalu acuh padamu. Untuk mendoakan saja terkadang aku lupa. Aku sibuk dengan duniaku.
Ayah, bakti mu sudah tak ternilai. Kewajiban mu telah tunai.
Pertama, sejak aku terlahir ke dunia ini engkau telah menyematkan nama yang penuh arti.
Kewajiban sebagai ayah menafkahi anak dan istri mu. Itu juga telah engkau tunaikan. Sebagai anak, aku merekam semua itu.
Ayah, malam ini aku temukan sosokmu dalam bingkai fotoku. Aku bisa pastikan seketika rindu ini menyelimuti ku...
Aku terngiang semasa kecil, engkau adalah sosok yang menjaga ku.
Ayah, sejauh yang aku ingat, dirimu selalu memberikan yang terbaik. Banyak anak yang tidak seberuntung diriku, aku patut bersyukur, perhatian mu sudah lebih dari cukup...
Kala pagi menyapa kita pernah bersepeda bersama, aku dibonceng, ayah mengayuh pedal sekuat tenaga.
Di halaman rumah kita pernah bermain sepak bola. Engkau bak seorang pelatih timnas, menunjukan trik tendangan pisang, melengkung mengelabui penjaga gawang.
Sore hari, saat aku lupa waktu dan asyik bermain, ayah selalu mencari dan meminta ku pulang, mengajak ku bergegas mengguyur tubuh yang sudah lusuh.
Untuk hal mandi saja aku masih merepotkan mu, karena menimbakan air yang kedalamannya hampir setinggi pohon kelapa.
Ayah, kalau boleh menduga, mungkin engkau bercita-cita memiliki anak yang soleh pandai.
Gambaran itu terlihat dari pola asuh mu, engkau ayah sekaligus guru. Dari mu pertama kali aku mengenal huruf-huruf Hijaiyah, menghafal bacaan dan gerakan Sholat.
Dari mu aku belajar berhitung, menulis dan membaca.
Ayah, kita memang hidup di desa tapi aku tak pernah merasa sepi. Aku masih merasakan dengan kuat, sosok mu selalu memberi kehangatan dan kedamaian.
Ayah, semakin banyak aku mengingat pengorbanan mu, semakin menyadarkan betapa seharusnya kita mulai bertukar peran.
Aku ingin berdo'a untuk kesehata mu, dan semoga Allah SWT memberi ku kesempatan agar bisa membalas jasa bakti mu. Aamiin.
I love you dad.
Barnas Rasmana,
Kota Metro, 10 Desember 2019.
