![]() |
| Gambar: Surat Ketetapan PP Muhammadiyah Nomor 1674/A tanggal 5 Mei 1963 Tentang Surat Ketetapan Tjabang Muhammadiyah Hadimulyo | Sumber: ANRI |
Berangkat dari sebuah perjalanan menelusuri arsip sejarah perkembangan Muhammadiyah di Metro, penulis sedikitnya mendapati beberapa lembar dokumen surat resmi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta yang isinya berupa ‘Surat Ketetapan’ berdirinya Cabang Muhammadiyah di Hadimulyo. Surat tersebut diterbitkan pertanggal 5 Mei 1963.
Dalam menulis catatan kecil tentang “Sejarah Singkat Berdirinya Muhammadiyah Cabang Hadimulyo” penulis sepenuhnya berangkat dari sumber sejarah dokumen atau arsip tersebut, yang boleh jadi tulisan ini masih banyak kekurangan di sana-sini.
Muhammadiyah Ranting Hadimulyo
Memasuki usia Enam Puluh Satu (61) tahun Muhammadiyah Cabang Hadimulyo. Sebuah perjalanan panjang yang patut diapresiasi. Mustahil keberadaannya eksis hingga kini, tanpa diiringi dengan ketulusan dan niat suci dari pimpinan dan anggota-anggotanya dalam menghidup-hidupi Persyarikatan ini.
Sebelum secara sah berdiri sebagai Cabang, Muhammadiyah di Hadimulyo semula berupa setingkat ranting yang diperkirakan berdiri pada tahun 1947.
Muhammadiyah Ranting Hadimulyo merupakan salah satu Ranting yang tertua dalam wilayah Muhammadiyah Cabang Metro. Pergerakan Amal Usaha Muhammadiyah Ranting Hadimulyo yang begitu nyata pesatnya ini turut didukung oleh tokoh-tokoh yang berpengalaman dan berjiwa suci dalam melaksanakan tugasnya sebagai pimpinan, anggota maupun simpatisan.
Kala itu, buah dari amal usahanya, Muhammadiyah Ranting Hadimulyo telah memiliki Madrasah Ibtidayah, Satu Masjid dan Dua bangunan berupa Langgar. Beberapa amal usaha tersebut menjadi pusat dakwah di lingkungan setempat. Tempat dilaksanakannya pengajian mingguan anggota ranting yang berjumlah 60 orang anggota, baik laki-laki maupun perempuan.
Dakwah Muhammadiyah di Ranting Hadimulyo tidak hanya dilaksanakan kedalam, Pimpinan dan anggota Muhammadiyah Ranting Hadimulyo juga melakukan dakwah keluar dengan cara menghargai perbedaan dengan masyarakat di lingkungan sekitar yang memiliki paham keIslaman berbeda, dan juga menjaga toleransi dengan umat beragama lain.
Dengan dakwah tersebut, keberadaan amal usaha Muhammadiyah di Hadimulyo dapat diterima oleh lingkungan sekitar tanpa adanya penolakan.
Informasi kondisi Muhammadiyah di Hadimulyo digambarkan dalam formulir Model ‘N’ tertanggal 6 November 1962 yang isinya menjelaskan tentang keadaan Muhammadiyah Ranting Hadimulyo sebagai lampiran permohonan disahkannya menjadi Cabang kepada PP Muhammadiyah di Yogyakarta.
Ditetapkan dan Sah menjadi Cabang
Waktu demi waktu terus berganti, warga dan simpatisan Muhammadiyah di Hadimulyo dirasa semakin menampakkan perkembangan dan kemajuan yang begitu pesat, maka muncullah keinginan untuk membentuk Muhammadiyah Cabang di Hadimulyo.
Surat Permohonan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lampung nomor 15/2.A/63 tertanggal 1 Maret 1963 perihal Permohonan Menjadi Cabang Muhammadiyah kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta sedikitnya melampirkan empat bakal cabang muhammadiyah, diantaranya Muhammadiyah Ranting Trimurjo Cabang Metro, Muhammadiyah Ranting Hadimulyo Cabang Metro, Muhammadiyah Ranting Pekalongan Cabang Metro dan Muhammadiyah Ranting Kedamaian Cabang Talang Padang.
Pada 5 Mei 1963, setelah menerima surat permintaan dari Pimpinan Muhammadiyah Ranting Hadimulyo yang telah disetujui oleh Pimpinan Muhammadiyah Cabang Metro dan Pimpinan Muhammadiyah Daerah Lampung maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta melalui Surat Ketetapan nomor 1674/A mengabulkan berdirinya Cabang Muhammadiyah di Hadimulyo.
Berikut kutipan dari Surat Ketetapan tersebut:
“Assalamualaikum wr.wb.
Mengabulkan permintaan Saudara, bersama dengan ini kami kirimkan "Surat Ketetapan" Muhamadijah Tjabang Hadimulyo harap Saudara terima dengan baik dan perhatian.
Setelah kami mengetahui keadaan Muhammadijah di sini menurut keterangan dari Pimpinan Muhammadijah Daerah Lampung besarlah harapan kami bahwa Muhammadijah Tjabang Hadimuljo akan dapat medjoe dengan pesatnja berkat pimpinan Saudara2.
Kami harap Saudara selalu berhubungan dengan Pimpinan Muhammadijah Daerah Lampung dan juga dengan kami, karena dengan itu dapatlah diikuti perkembangan Muhammadijah diseluruh Indonesia.
Dan lagi jika Saudara2 disini belum berlangganan Suara Muhammadijah (berita resmi persjarikatan) haraplah segera berlangganan; karena disitu termuat hal2 jang penting untuk perkembangan Tjabang dan Ranting Muhamandijah.
Demikianlah harapan kami semoga dengan Surat Ketetapan ini Muhammadijah Tjabang Hadimulyo dapat meluas amal usahanja yang dihadjatkan oleh persjarikatan jang berbuah dan bermanfaat. Sekian, dan selamatlah kita kesemunnja. Amien.
Sepanjang perjalanannya, Muhammadiyah Cabang Hadimulyo telah berhasil melewati berbagai dinamika dan tantangan yang ada. Hingga pada usia lebih dari setengah abad ini, Muhammadiyah Cabang Hadimulyo boleh dibilang telah dewasa dan matang dalam beramal usaha sesuai maksud dan tujuan Persyarikatan Muhammadiyah.
Lebih-lebih saat ini, bukan hanya AUM Pendidikan dan tempat ibadah saja yang dimiliki, Muhammadiyah Cabang Hadimulyo telah memiliki AUM Kesehatan berupa Klinik Rawat Jalan Utama Hadimulyo. Dan pada Musycab ke-14 yang dilaksanakan pada Ahad, 28 Mei 2023, Muhammadiyah Cabang Hadimulyo diakui sebagai Barometer pengurusan Tanah Wakaf Terbaik di wilayah Muhammadiyah Daerah Metro.
Penulis:
1. Barnas Rasmana, Pegiat Sejarah dan Staff Universitas Muhammadiyah Metro
2. Kuswono, Anggota MPI PDM Metro dan Dosen Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Metro
Sumber:
ANRI. Notulen Rapat Anggota Muhammadiyah 6 November 1962 Perihal Minta Diaku Sjah Menjadi Tjabang Muhammadiyah.
ANRI. Surat Ketetapan PP Muhammadiyah Nomor 1674/A tanggal 5 Mei 1963 Tentang Surat Ketetapan Tjabang Muhammadiyah Hadimulyo.
1http://metro-kota.muhammadiyah.or.id/content-3-sdet-sejarah.html
