Sukses di Gelar, KONPIWIL IPM Lampung Usung Semangat Inovasi dan Aksi Nyata untuk Pelajar Berkemajuan


Purbolinggo, Lampung Timur – Konferensi Pimpinan Wilayah (Konpiwil) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung telah sukses diselenggarakan pada 14 hingga 16 Februari 2025 di MTs Muhammadiyah Purbolinggo, Lampung Timur. Acara ini mengusung tema "Raise the Ideas, Taking for Action" dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting serta perwakilan dari 15 Pimpinan Daerah (PD) IPM se-Lampung.

Konpiwil merupakan permusyawaratan tertinggi kedua di tingkat wilayah setelah Musyawarah Wilayah (Musywil). Kegiatan ini menghadirkan pimpinan umum dari seluruh Pimpinan Daerah IPM di Lampung untuk mengkaji solusi permasalahan dan evaluasi sebagai masukan bagi PW IPM Lampung sebagai upaya reflektif gerakan.


Prosesi pembukaan Konpiwil sendiri berlagsung meriah, menampilkan sejumlah pertunjukkan seni, dan penampilan dari siswa siswi Amal Usahan Muhammadiyah Cabang Purbolinggo, dikemas dalam
cangget stage yang sukses mengundang tepuk tangan yang hadir. Konferensi ini dibuka secara simbolis melalui pemukulan gong oleh Ketua PWM Lampung, menandai dimulainya rangkaian acara. Dalam momen konpiwil ini juga dilaunching lagu IPM Lampung.

Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai sesi, termasuk diskusi panel, workshop, dan sidang pleno yang membahas program kerja dan strategi pengembangan IPM Lampung ke depan.

Ketua Umum Pimpinan Wilayah IPM Lampung, Firdaus Armansyah, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk berani mengemukakan ide dan segera mewujudkannya dalam tindakan nyata. " Konpiwil sebagai momentum untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kapasitas kader, dan merumuskan program kerja yang relevan dengan kebutuhan pelajar dan masyarakat, Tema 'Raise the Ideas, Taking for Action' bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi semangat kita bersama," tegas Firdaus.

Perwakilan dari PP IPM, Alfreda Fatya, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antara pimpinan wilayah dan daerah untuk mencapai tujuan bersama. Kolaborasi yang erat antara semua tingkatan akan memperkuat gerakan kita dan memastikan implementasi program yang efektif, “IPM sebagai organisasi kader harus terus adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Konpiwil ini adalah momentum untuk merumuskan strategi yang tepat agar IPM Lampung dapat terus menjadi garda depan dalam mencetak pelajar berkemajuan yang siap menghadapi tantangan global. Kami dari PP IPM siap memberikan dukungan penuh kepada IPM Lampung dalam menjalankan program-program kerjanya.” ungkap Alfreda.

Ketua Komisi I DPRD Lampung yang turut hadir memberikan apresiasi atas inisiatif dan semangat para pelajar Muhammadiyah. "Kami berharap hasil dari konferensi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas generasi muda," tuturnya.

Konpiwil IPM Lampung 2025 resmi dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung. Dalam sambutannya, Ketua PWM Lampung menekankan pentingnya peran pelajar dalam membawa perubahan positif di masyarakat. "Pelajar Muhammadiyah harus menjadi pionir dalam inovasi dan aksi nyata untuk kemajuan bangsa, IPM adalah harapan Muhammadiyah di masa depan. Kami berharap melalui Konpiwil ini, IPM Lampung dapat menghasilkan ide-ide brilian dan program-program inovatif yang dapat membawa manfaat bagi pelajar, masyarakat, dan bangsa. Teruslah berkarya dan menjadi pelopor perubahan positif di Lampung."" ujarnya.

Peserta konferensi merupakan delegasi dari 15 PD IPM se-Lampung, yang masing-masing mengirimkan perwakilan terbaiknya. Kehadiran mereka menunjukkan semangat kolaborasi dan komitmen untuk memajukan organisasi di tingkat daerah.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Komisi I DPRD Lampung, perwakilan Pimpinan Pusat (PP) IPM, organisasi otonom tingkat wilayah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lampung Timur, Pimpinan Daerah 'Aisyiyah (PDA) Lampung Timur, serta organisasi otonom tingkat daerah lainnya. Selain itu, hadir pula Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Purbolinggo, Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Purbolinggo, kepala amal usaha Muhammadiyah se-Purbolinggo, dan seluruh keluarga besar Muhammadiyah dari Lampung, Lampung Timur, dan Purbolinggo.

Sementara dari unsur pemerintahan hadir Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Lampung Timur, Imam Hanafi, M.Pd. yang mewakili Wakil Bupati Lampung Timur, Camat Purbolinggo, pejabat TNI/Polri, dan undangan lainnya.

Konpiwil IPM Lampung 2025 ditutup dengan penetapan rekomendasi dan rencana aksi yang akan menjadi panduan bagi seluruh PD IPM se-Lampung. Dan dimomen penutupan ini diluncurkan Handbook panduan administrasi keuangan.

Dengan berakhirnya Konpiwil ini, diharapkan seluruh peserta dapat membawa semangat dan ilmu yang diperoleh untuk diterapkan di daerah masing-masing, serta terus berkontribusi dalam memajukan organisasi dan masyarakat.



Kolom Komentar

Previous Post Next Post