Selanjutnya 60 tim terbaik yang lolos seleksi proposal akan diarahkan untuk mengikuti Workshop Perekaman. Untuk wilayah Sumatera, kegiatan workshop akan terpusat di Batam. Dan daerah luar Pulau Sumatera masing-masing terpusat di Bandung dan Kendari.
Hal yang patut diapresiasi oleh masyarakat Provinsi Lampung adalah terpilihnya SMAN 3 Menggala sebagai satu-satunya sekolah yang masuk ke dalam 60 tim terbaik lomba LKAS 2019 tersebut. Selanjutnya mereka berhak mengirim timnya yang terdiri dari dua siswa dan satu orang guru pendamping pada Workshop Perekaman yang akan digelar di Batam 21-25 April 2019.
Kabarnya penilaian proposal Lomba Kreasi Audiovisual Sejarah itu dititik beratkan pada aspek substansi sejarah budaya dan ide kreatifitas.
Tim juri yang terlibat dalam penyeleksian proposal lomba LKAS 2019 terdiri dari Direktur Pusat Produksi Film Negara M. Abduh Aziz, sekaligus ketua tim juri. Dr. Bondan Kanumoyoso (Sejarawan Universitas Indonesia), Totot Indrarto dari Institut Kesenian Jakarta dan tim panitia Direktorat Sejarah.
Konon, keberhasilan SMAN 3 Menggala pada tahap seleksi berkas proposal tentunya sangat erat kaitannya dengan judul yang mengangkat unsur sejarah dan budaya yang ada di daerah Kabupaten Menggala itu sendiri. Tema atau judul yang mereka ambil adalah "Ngoyok: Dilematisasi Pelestarian Budaya atau Sumbang Nyawa Tahunan Banjir Bugis Menggala, Suatu Kajian Sejarah Bencana."
Baca Juga: Persiapan Mengikuti Workshop Perekaman LKAS 2019Mari kita do'akan bersama, semoga keikutsertaan SMAN 3 Menggala pada Lomba Kreasi Audiovisual Sejarah tahun 2019 ini tidak hanya sampai tahap 60 besar tim terbaik. Tetapi jauh dari itu, bilamana tim ini berhasil masuk sebagai kategori juara pertama atau tiga besar tentunya akan membawa nama harum almamater dan Provinsi Lampung didalam kancah nasional.
Berikut lampiran keputusan peserta lomba LKAS 2019 yang lolos seleksi proposal: https://drive.google.com/file/d/1GTpzcL4Uerw1HqlolM3nus7pbGcGe7nS/view?ths=true
